slot deposit pulsa
slot
slot pulsa
bola16
slot pulsa
slot
iboslot
slot pulsa
slot pulsa
slot gacor
rtp
slot gacor
rtp bola16
slot gacor
KSOP Kelas II Samarinda Bahas Surat Edaran, Belum Diterapkan, Butuh Koordinasi Stake Holder Terkait
Site icon PROKALTIM

KSOP Kelas II Samarinda Bahas Surat Edaran, Belum Diterapkan, Butuh Koordinasi Stake Holder Terkait

WhatsApp Image 2022 03 08 at 16.13.48 KSOP Kelas II Samarinda Bahas Surat Edaran, Belum Diterapkan, Butuh Koordinasi Stake Holder Terkait PROKALTIM

Capt. Slamet Isyadi Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Samarinda. (foto: Psg)

SAMARINDA, PROKALTIM- Terkait kebijakan pemerintah pusat mengenai dihapuskannya hasil negatif swab antigen maupun PCR bagi pelaku perjalanan darat, udara dan laut oleh Menteri Koordinasi Kemaritiman dan Investigasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Samarinda, Mukhlis Tohepaly melalui Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli Capt Slamet Isyadi, mengatakan terkait peraturan peraturan dan kebijakan baru dari pemerintah pusat terkait syarat perjalanan pelayaran, pihaknya mengaku telah mendapatkan Surat Edaran terbaru.

Namun pihaknya belum memberlakukannya, karena perlu dilakukan pembahasan kembali kepada stakeholder terkait.

“Kita sudah dapat suratnya (SE), tapi belum kami berlakukan, kita perlu koordinasi lagi dan besok pagi akan kami bahas,” ungkap Capt. Slamet saat di konfirmasi Selasa (8/3) sore.

Capt. Slamet juga menambahkan kalau pihaknya akan berkoordinasi dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Samarinda.

Rabu (9/3) ada jadwal pemberangkatan yaitu KM Pantokrator dan masih menunggu hasil koordinasi terkait SE terbaru ini.

“Dengan wacana dihapuskan hasil antigen dan PCR, kami akan tetap memperketat prokes,” teganya

Hingga saat ini belum ada pelonjakan yang signifikan terhadap jumlah penumpang yang berangkat ataupun datang.

“Dari data kemarin yang datang dan berangkat itu masih normal antara 600-700 penumpang, ini masih normal, kemungkinan jelang Ramadan akan terjadi lonjakan,” tandasnya. (Psg/adl)

Exit mobile version