Site icon PROKALTIM

Waduk Telaga Sari Tercemar Sampah Plastik, DPRD Desak DLH Segera Bertindak

WhatsApp Image 2025 05 08 at 22.28.01 Waduk Telaga Sari Tercemar Sampah Plastik, DPRD Desak DLH Segera Bertindak PROKALTIM

PROKALTIM,BALIKPAPAN – Tumpukan sampah plastik yang mencemari aliran parit menuju Waduk Telaga Sari menimbulkan keprihatinan mendalam. Waduk yang dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Balikpapan kini menghadapi ancaman serius terhadap kebersihan dan keindahannya.

Di tengah harapan warga untuk menikmati kawasan hijau dan sejuk di jantung kota, pemandangan sampah yang mengambang di permukaan air justru mencoreng wajah Telaga Sari. Kondisi ini tak luput dari sorotan DPRD Balikpapan, yang meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera turun tangan.

Laisa Hamisah, anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, menegaskan bahwa akar persoalan ini berasal dari rusaknya sistem penahan sampah di jalur air menuju waduk. “Sampah yang seharusnya tersaring kini langsung masuk ke dalam waduk. Ini bukan hanya soal estetika, tapi juga soal kelestarian lingkungan,” ujarnya, pada Selasa (6/5/2025).

Ia mendesak DLH untuk melakukan pembersihan secara rutin, khususnya di area parit yang berperan penting dalam menjaga kualitas air di waduk. “Kalau dibiarkan menumpuk, ini bisa jadi masalah lebih besar. DLH harus intensif mengangkut sampah sebelum terlambat,” katanya.

Namun, Laisa menekankan bahwa upaya menjaga waduk tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah. Ia mengajak masyarakat sekitar untuk lebih peduli dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. “Kesadaran warga sangat penting. Kita semua punya peran menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman,” tuturnya.

Sebagai solusi jangka panjang, ia juga mendorong DLH memperbaiki sistem penahan sampah yang rusak dan memasang papan peringatan agar masyarakat lebih sadar akan dampak buruk sampah terhadap lingkungan.

“Kita tidak bisa berharap perubahan jika tidak ada tindakan nyata. Perbaikan sistem dan edukasi publik harus berjalan beriringan,” pungkasnya. (to)

Exit mobile version