PROKALTIM,BALIKPAPAN – Harapan besar terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Balikpapan menggema dalam Rapat Paripurna ke-14 Masa Sidang III Tahun Sidang 2024/2025 yang digelar Selasa (10/6/2025). Ketua DPRD Balikpapan, Alwi Al Qadri, secara tegas menyuarakan target ambisius: PAD sebesar Rp1,8 triliun pada tahun 2026.
Usai rapat yang berlangsung di Gedung Parkir Klandasan, Alwi berbicara kepada media mengenai capaian PAD tahun ini yang dinilai cukup menggembirakan. Menurutnya, hingga pertengahan tahun, penerimaan PAD telah mendekati 50 persen dari target Rp1,3 triliun.
“Informasi terakhir yang saya terima, capaian PAD kita sudah hampir menyentuh angka 50 persen. Ini perkembangan yang luar biasa. Mudah-mudahan target Rp1,3 triliun bisa kita capai tahun ini,” ujar Alwi penuh optimisme.
Namun, ia menilai potensi PAD kota masih jauh dari maksimal. Karena itu, DPRD ingin mendorong agar pemerintah kota berani menetapkan target yang lebih tinggi untuk tahun depan.
“Saya tidak mau kita puas hanya dengan target Rp1,5 triliun. Balikpapan ini punya potensi besar. Kita harus berani menargetkan Rp1,8 triliun untuk 2026,” tegasnya.
Alwi juga menyoroti peran vital Balikpapan sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), yang menurutnya memberi keuntungan strategis dalam mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan.
“Sebagai daerah penyangga IKN, peluang kita luar biasa. Ini saatnya memaksimalkan potensi PAD dari berbagai sektor,” jelasnya.
Dalam rapat tersebut, Wali Kota Balikpapan berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah haji. Tanggapan atas pandangan umum fraksi disampaikan oleh Wakil Wali Kota. Sementara itu, penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang. (to)

