Indonesia kembali memperkuat pertahanan lautnya. Dua lisensi tambahan desain frigat Arrowhead 140 resmi dibeli dari perusahaan Inggris, Babcock International. Langkah ini menandai keseriusan pemerintah dalam membangun armada laut modern berbasis teknologi global.
PROKALTIM.COM – Kerja sama strategis antara Indonesia dan Inggris kembali berlanjut. Babcock International mengumumkan penjualan dua lisensi tambahan desain frigat Arrowhead 140 kepada Indonesia.
Kesepakatan ini menjadi implementasi nyata dari program kerja sama besar Maritime Partnership Programme (MPP) senilai £4 miliar (Rp 80 trilliun), yang bertujuan membangun kekuatan maritim Indonesia secara menyeluruh, mulai dari armada laut, industri galangan kapal, hingga ekosistem perikanan nasional.
Sebelumnya, Indonesia sudah lebih dulu membeli dua lisensi desain serupa pada 2021. Artinya, kini total empat frigat Arrowhead 140 akan dibangun, memperkuat postur pertahanan laut nasional.
Peluncuran kapal pertama kelas Merah Putih, KRI Balaputradewa, pada Desember lalu menjadi bukti konkret bahwa pembangunan kapal perang modern di dalam negeri bukan lagi sekadar rencana, tetapi sudah menjadi kenyataan.
Desain Arrowhead 140 sendiri merupakan platform kapal perang modern yang juga digunakan Angkatan Laut Inggris melalui proyek Type 31 dan telah diekspor ke Polandia, menjadikannya desain frigat kelas dunia.
Kerja sama ini memberi dampak ganda Indonesia mendapatkan kapal perang modern, sementara industri nasional memperoleh transfer teknologi, peningkatan SDM, dan penguatan kapasitas galangan kapal.
Dengan langkah ini, Indonesia semakin mendekati visi besar sebagai kekuatan maritim regional yang disegani dan poros maritim dunia.

