PROKALTIM.COM – Gaya berpakaian clean outfit semakin diminati masyarakat, terutama kalangan muda dan pekerja urban yang mengutamakan tampilan rapi, sederhana, dan fungsional. Konsep ini menekankan kesan bersih melalui padu padan warna netral, potongan minimalis, serta detail yang tidak berlebihan, sehingga mudah diterapkan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.
Fashion stylist asal Balikpapan, Dinda Larasati, mengatakan clean outfit menjadi pilihan karena mampu menghadirkan kesan profesional sekaligus kasual dalam satu tampilan. Menurutnya, gaya ini cocok digunakan untuk bekerja, kuliah, hingga aktivitas santai tanpa perlu sering berganti busana.
“Clean outfit itu kuncinya sederhana, rapi, dan konsisten. Tidak harus mahal, yang penting potongannya pas dan warnanya selaras,” ujar Dinda.
Pemilihan warna menjadi elemen utama dalam menciptakan clean outfit. Warna-warna netral seperti putih, hitam, abu-abu, krem, dan cokelat muda dinilai paling aman karena mudah dipadukan. Kombinasi satu hingga tiga warna dalam satu tampilan dianggap cukup untuk menjaga kesan bersih dan tidak ramai. Warna netral juga membuat outfit terlihat lebih elegan dan timeless.
Selain warna, potongan pakaian juga berpengaruh besar. Clean outfit identik dengan siluet yang simpel dan tidak terlalu banyak detail. Kemeja polos, kaus tanpa grafis, celana bahan lurus, serta outer minimalis menjadi item yang sering digunakan. Menurut Dinda, pakaian dengan ukuran yang pas di badan akan terlihat lebih rapi dibandingkan pakaian yang terlalu longgar atau terlalu ketat.
“Ukuran itu penting. Outfit sederhana tapi fit di badan hasilnya jauh lebih bersih,” katanya.
Aksesori dalam clean outfit digunakan secara terbatas. Jam tangan dengan desain simpel, tas berwarna netral, dan sepatu dengan model klasik menjadi pelengkap yang cukup. Penggunaan aksesori berlebihan justru dapat menghilangkan kesan clean yang ingin ditampilkan. Untuk alas kaki, sepatu putih polos, loafers, atau sneakers dengan desain minimal sering menjadi pilihan utama dalam gaya berpakaian ini.
Perawatan pakaian juga menjadi bagian penting dari clean outfit. Pakaian yang kusut, bernoda, atau warnanya sudah pudar akan mengurangi kesan bersih meskipun modelnya sederhana. Menyetrika pakaian, menyimpan dengan rapi, serta mencuci sesuai petunjuk perawatan dinilai sebagai langkah dasar yang tidak boleh diabaikan.
“Clean outfit bukan cuma soal model, tapi juga soal kebersihan dan kerapian,” ujar Dinda.
Tren clean outfit juga dinilai lebih berkelanjutan karena mendorong penggunaan pakaian yang fungsional dan tahan lama. Dengan memiliki beberapa item dasar berkualitas, seseorang dapat menciptakan banyak kombinasi tanpa harus terus membeli pakaian baru. Konsep ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap fashion minimalis dan konsumsi yang lebih bijak.
Dengan pendekatan yang sederhana dan praktis, clean outfit menjadi solusi gaya berpakaian yang relevan dengan kebutuhan sehari-hari. Kesan rapi, bersih, dan nyaman membuat gaya ini terus bertahan dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. (nad)

