PROKALTIM.COM — Tren pembukaan kafe dan kedai kopi di berbagai daerah Indonesia, termasuk di Kalimantan Timur, terus menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sepanjang beberapa tahun terakhir. Fenomena ini tidak lagi sekadar soal minuman, tetapi juga tentang ruang sosial dan kebutuhan gaya hidup masyarakat modern.
Menurut laporan riset nasional, konsumsi kopi di Tanah Air terus naik setiap tahun, menjadi pendorong utama hadirnya kedai kopi di berbagai kota besar maupun kota kecil. Hal ini sejalan dengan perubahan pola bersosialisasi dan aktivitas masyarakat urban.
Bukan sekadar tempat ngopi, kedai kopi kini menjadi wadah bagi pelanggan untuk berinteraksi, berkumpul bersama teman, bahkan menjalankan kegiatan produktif seperti bekerja dengan perangkat mereka. Fenomena ini makin tampak di area kampus, pusat perbelanjaan, hingga lingkungan komunitas lokal.
Dalam riset tersebut disebutkan bahwa kopi telah menjadi bagian dari keseharian banyak masyarakat Indonesia. “Kopi bukan sekadar minuman, tetapi juga medium relevan dengan keseharian masyarakat,” tulis laporan tersebut.
Sejarah kopi di Indonesia sebenarnya telah berlangsung lama, dimulai sejak era kolonial Belanda. Namun peran kedai kopi sebagai ruang publik modern mulai berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup urban.
Tak hanya generasi milenial, namun juga generasi Z kini memilih kedai kopi sebagai tempat nongkrong favorit. Segmentasi pasar ini mendorong pemilik bisnis kopi untuk terus berinovasi dalam menyajikan minuman dan menciptakan suasana yang nyaman bagi pelanggan.
Perubahan ini juga berpengaruh positif terhadap pertumbuhan UMKM lokal di sektor kopi, terutama di kota-kota di Kalimantan dan sekitarnya. Banyak pelaku usaha kecil memanfaatkan peluang ini untuk membuka kedai kopi yang fokus pada rasa lokal dan suasana khas komunitas.
Dengan konsumsi kopi nasional yang terus naik dan ruang kopi yang semakin beragam dari warung kopi hingga kafe modern, tren ini diperkirakan akan memberikan dampak panjang bagi gaya hidup masyarakat dan perkembangan ekonomi lokal. (Nad)

