Site icon PROKALTIM

Penumpang Pesawat dan Kapal di Kaltim Anjlok, BPS Catat Penurunan hingga 48 Persen

bps kaltim

BPS Kalimantan Timur mencatat jumlah penumpang pesawat domestik turun 35,50 persen dan penumpang kapal turun hingga 48,38 persen pada April 2026 dibandingkan Maret 2026.

PROKALTIM.COM – Aktivitas transportasi di Kalimantan Timur melandai pada April 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat jumlah penumpang pesawat dan kapal yang diberangkatkan dari wilayah ini mengalami penurunan signifikan dibandingkan Maret 2026.

Data BPS menunjukkan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada April 2026 mencapai 176.628 orang. Angka tersebut turun 35,50 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Selain penerbangan domestik, jumlah penumpang tujuan internasional juga mengalami penurunan. Pada April 2026 tercatat sebanyak 4.784 penumpang internasional, atau turun 17,79 persen dibandingkan Maret 2026.

Meski terjadi penurunan secara bulanan, secara kumulatif selama Januari hingga April 2026 jumlah penumpang penerbangan domestik tercatat turun 6,78 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara jumlah penumpang internasional justru mengalami kenaikan sebesar 14,03 persen.

Penurunan Terdalam Terjadi pada Angkutan Laut

Penurunan paling tajam terjadi pada sektor angkutan laut. BPS Kaltim mencatat jumlah penumpang kapal dalam negeri yang diberangkatkan pada April 2026 sebanyak 56.317 orang.

Jumlah tersebut anjlok 48,38 persen dibandingkan Maret 2026. Kendati demikian, secara kumulatif selama Januari hingga April 2026 jumlah penumpang angkutan laut mencapai 249.780 orang atau masih meningkat 15,74 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.

Turunnya jumlah penumpang pada April diperkirakan berkaitan dengan berakhirnya periode mobilitas tinggi yang terjadi pada Maret, seiring momentum libur dan aktivitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Volume Barang Ikut Menurun

Selain jumlah penumpang, aktivitas pengangkutan barang juga mengalami perlambatan. Pada April 2026, volume barang yang diangkut tercatat mencapai 9.768,87 ribu ton.

Jumlah tersebut turun 13,75 persen dibandingkan Maret 2026. Meski demikian, aktivitas logistik di Kalimantan Timur masih ditopang oleh kebutuhan distribusi barang untuk sektor industri, pertambangan, serta pembangunan IKN Nusantara yang terus berjalan.

Data tersebut merupakan hasil Data Resmi Statistik yang dirilis BPS Kalimantan Timur pada 2 Juni 2026. Penurunan jumlah penumpang pada April menunjukkan adanya normalisasi mobilitas masyarakat setelah tingginya aktivitas perjalanan pada bulan sebelumnya. (nad)

Exit mobile version