SAMARINDA, PROKALTIM- Salah satu korban kebakaran di rumah makan H. Ijay Jalan Kadrie Oening Samarinda Ulu, meninggal dunia pada Rabu (15/9) sekitar Pukul 12.20 Wita.

Sebelumnya terjadi kebakaran pada Jumat (10/9) yang disebabkan bocornya tabung gas LPG 12 kilogram yang mengakibatkan 14 karyawannya mengalami luka bakar, 4 diataranya harus dirawat intensif.
Muhamad Nur Gandi Saputra (16), setelah mendapatkan perawatan medis selama lima hari di RS Samarinda Medika Citra, meninggal dunia setelah mengalami luka bakar serius 90%.
“Korban dirawat selama lima hari, mengalami luka bakar berat hingga 90% dan telah dilakukan operasi, terdapat penyumbatan pada saluran pernafasan yang disebabkan luka bakarnya,” jelas Manager Pelayanan Medis RS SMC dr. Dwifrista Vani Pali.
Hanya ada satu korban yang dirawat di rumah sakit SMC, tiga lainya dirujuk ke RSUD AW. Syahrani.
“Hampir 40-60% luka bakar yang dialami, dan hingga saat ini kami belum tau perkembangannya,” pungkasnya.
Sementara Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi menjelaskan, korban mengalami luka bakar hingga 90% selanjutnya kita lakukan visum dan diserahkan kepada keluarga.” singkat Aipda Harry. (Sam/adl)