BALIKPAPAN,PROKALTIM – Mengawali kinerja tahun 2022, anggota Komisi II DPRD Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan bagian ekonomi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, bebrapa waktu lalu.
Dalam pembahasan tersebut, anggota Komisi II, Syukri Wahid menjelaskan rapat tersebut membahas potensi pasar yang saat ini sedang dilakukan kajian analisa investasi di Perumda Manuntung Sukses.
“Kita sudah punya Perda Manuntung Jaya, yaitu bidang Pasar. Makanya kita ingin hidupkan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang satu ini ditarik core bisnisnya ditaruh di sini, tujuannya adalah memaksimalkan core bisnis itu sendiri,” kata Syukri Wahid usai RDP kepada Prokaltim.
Dia juga menyampaikan, setelah ditake over maka akan dikelola oleh Pemkot Balikpapan. Dengan pasca Build Operate Transfer (BOT) beberapa pusat perbelanjaan seperti Rapak Plaza, Balcony dan Kebun Sayur.
“BOT Pasar Rapak Plaza sampai tahun 2028 selesai. Bayangkan kawasan sebesar itu diserahkan ke Pemkot siapa yang ngurus, nah maksudnya supaya bisa diurus saya mengusulkan BUMD Pasar Manuntung Jaya namanya nanti atau namanya terserah,” lanjutnya.
Syukri menyebut, saat ini ada dua BUMD Balikpapan. Pertama PDAM dan Kedua Manuntung Sukses. Harapannya bisa ditambah lagi BUMD Pasar di tahun ini.
“Tujuan kita adalah menyiapkan pondasi BUMD ke depan. Dari 12 Pasar kita yang ada di Balikpapan ini buat Verifikasi, mana Pasar yang bisa kita geser ke BUMD mana yang cukup dikelola oleh Dinas Perdagangan.” jelas politik PKS ini. (to)