Search
Search
Close this search box.

Persoalan AKD yang Alot, Berharap Diselesaikan dengan Musyawarah. Taqwa: Fraksi Gerindra Berdiri Atas Kepentingan Masyarakat

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Menjelang separuh masa keanggotaan DPRD Kota Balikpapan periode 2019-2024, akan ada rotasi alat kelengkapan Dewan (AKD). Dan sampai sekarang AKD DPRD Kota Balikpapan belum terbentuk.

Perlu diketahui, yang lalu agenda Badan Musyawarah (Banmus) menetapkan susunan AKD seharusnya dibentuk tanggal 22 sampai dengan tanggal 24 Februari 2022. Kemudian secara mekanisme mengalami perubahan, diadakan lagi kembali rapat Banmus untuk menetapkan susunan AKD tanggal 24 hingga 28 Februari 2022 dan itu semua sudah berproses berjalan sesuai dengan mekanisme.

Ketua DPC Partai Gerindra Balikpapan yang juga Ketua Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Muhammad Taqwa mengatakan, jadi pada prinsipnya AKD momen 2,5 tahun dari lembaga legislatif, yang harus dirotasi.

“Saya pikir acuannya tata tertib (Tatib) DPRD juga sudah ada, jelas bahwa AKD ini akan segera dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2022 kemarin dan namun proses ini, ada unsur politisme,” kata Muhammad Taqwa, kepada awak media, pada Selasa (8/3/2022).

Muhammad Taqwa juga berharap masalah ini diselesaikan dengan musyawarah, yakni duduk bersama. Karena ujung muara semua ini untuk kepentingan kita bersama, dan kepentingan masyarakat Kota Balikpapan.

“Sampai hari ini kami juga masih menunggu kapan AKD ini akan dilangsungkan kembali, karena sesuai amanah Tatib DPRD. Kalau diskor dan saya pikir akan menyita banyak waktu,” harapnya.

Menurutnya, memang ini menjadi alot, bagi kami fraksi Gerindra dengan teman-teman fraksi yang lain, yang kebetulan satu persepsi dengan kami bahwa mekanisme tatib DPRD ini harus dijalankan. Perwakilan fraksi sudah berkunjung untuk berkonsultasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Bahwa AKD ini seharusnya berjalan dengan normal, mengusung tema kebersamaan, hilangkan ego kepartaian, tidak ada bahwa ini harus kita jaga marwah partai dengan harus menduduki dengan sekian-sekian formasi di AKD saya pikir itu salah,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan, yang terjadi, karena kalau AKD ini molor, fungsi DPRD sebagai pengawasan, pelayanan ke masyarakat semua tidak berjalan karena terjadi kekosongan.

Lanjutnya, kami cukup menyesalkan kenapa harus dibenturkan dengan kondisi politis juga kepentingan-kepentingan tertentu.

“Hari ini AKD bukan persoalan pertandingan, siapa menang siapa kalah, bukan itu yang kita maksudkan dan ini kebersamaan yang mau kita bangun,” jelasnya.

Untuk itu, Muhammad Taqwa juga mengungkapkan, seharusnya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dengan DPRD Kota Balikpapan adalah mitra strategis.

“Tidak perlu dibentur-benturkan dengan kepentingan satu sama lain dan inilah yang kita sesalkan, ayolah kita duduk bareng, ayo kita bicarakan seperti apa,” ungkapnya.

Landasan kita kuat hari ini, bahwa kita merujuk terhadap ketentuan PP dan Tatib DPRD yang jelas, tidak ada kepentingan-kepentingan tertentu di dalamnya. (to)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana

[gravityform id="3" title="false" description="false" ajax="true"]