BALIKPAPAN,PROKALTIM – ada sekitar 6 oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) daerah di Jalan Prona 3, RT 53, Kel.Sepinggan Baru, Kec.Balikpapan Selatan, menyerang pemilik tanah, pada H-6 sebelum lebaran (15/04/2023) sore.
Salah satu korban Tri Hariady Bahni yang biasa di sapa Adi menjelaskan pada wartawan prokaltim saat di temui kemarin (07/07/2023) pagi di polsek selatan.
“iya mas kejadian hari Sabtu tanggal 15 April 2023 H-6 sebelum lebaran Idul Fitri Tepatnya pukul 04.00 sore saya bersama Bapak saya ke lokasi tanah” ungkapnya.

Adi yang merupakan anak dari Baharuddin.P, mengungkapkan bahwa sudah dua hari tidak ke lokasi dikarenakan ada keluarga yang lain sakit dan mengaku kaget karena di lokasi sudah ada pondok kayu dan bendera yang dipasang di lokasi tersebut.
“sekitar 2 hari tidak ke lokasi dikarenakan keluarga Ada yang sakit tiba-tiba sudah ada pondok kayu spanduk dan bendera yang dipasang di lokasi tersebut, Secara spontanitas saya dan Bapak saya mencoba melepas spanduk tersebut tiba-tiba ada sekelompok orang datang menghampiri saya sekitar 6 orang” lanjutnya,
Adi berusaha menjelaskan ke para oknum yang membawa senjata untuk melakukan mediasi di kantor polisi, terus tidak lama kemudian salah satu dari mereka mengeluarkan sajam,
“Mereka mendekati saya dengan membawa stik golf dan senjata tajam lainnya dan memarahi saya, saya coba menjelaskan dan mengajak mereka untuk ke kantor polisi, tidak lama kemudian salah satu dari mereka mengeluarkan senjata tajam dari sarungnya mencoba menikam saya” ucapnya
Para korban mencoba melarikan diri ke mobil, sesampainya di mobil korban mencoba mencari jalan keluar, akan tetapi korban tidak menemuinya, kerena satu-satunya jalan keluar dari lokasi adalah melewati lahan tersebut.
“akhirnya saya coba mengalah dan mengajak bapak saya untuk pergi dari lokasi tersebut dan kami memutuskan untuk pergi menghampiri mobil yang berada di rumah contoh dari situ kami masih coba dikejar dikarenakan akses jalan masuk dan keluar sama saya mencoba keluar, ungkapnya

Mobil korban juga mengalami rusak berat dikarenakan pelaku melempar batu gunung hingga mengenai kaca penumpang.
“beberapa orang dari mereka melempar pecahan batu gunung ke arah mobil diposisi depan kursi penumpang, Alhamdulillah batu Gunung tersebut tidak masuk ke dalam mobil yang tepat di kursi penumpang yang diduduki Bapak saya dikarenakan mobil posisi berjalan hasilnya body mobil penyok kaca pecah” jelasnya.
Kasus ini sendiri sudah ditangani oleh Polsek Selatan atas pelimpahan dari Polresta Balikpapan
“alhamdulilah tadi kapolsek balikpapan selatan langsung menuju ke lokasi kejadian” tuntasnya. (Far)