Search
Search
Close this search box.

Anggaran PU Dipangkas Rp81 T, DPR: Berpotensi Ciptakan Pengangguran Baru

Ilustrasi. (Foto: Kementerian Pekerjaan Umum)

PROKALTIM – Anggota Komisi V Fraksi PKB DPR RI Syafiuddin Asmoro menyoroti pemangkasan anggaran Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Diketahui salah satu program Kementerian PU yang bisa terdampak pemangkasan anggaran adalah program padat karya. Program itu bertujuan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Syafiuddin menilai pemotongan anggaran tersebut akan berpotensi menciptakan pengangguran di berbagai daerah.

“Program ini melibatkan masyarakat, terutama yang miskin dan marginal, dalam kegiatan produktif. Padat karya menyerap banyak tenaga kerja,” kata Syafiuddin, Selasa (4/2/2025).

Ada sejumlah program padat karya yang selama ini dilaksanakan Kementerian PU, yaitu proyek pembangunan jalan, irigasi pertanian, sanitasi, bedah rumah, dan program lainnya.

Legislator asal Dapil Jawa Timur XI itu mengatakan, program padat karya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Selain bangunan fisiknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, program itu juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

“Selama ini program padat karya bisa menyerap jutaan tenaga kerja. Ini tentu sangat bermanfaat bagi masyarakat di desa-desa,” beber mantan anggota DPRD Jawa Timur itu.

Masyarakat bisa terlibat dalam program padat karya dengan menjadi pekerja proyek. Mereka bisa mendapatkan penghasilan untuk menafkahi keluarga mereka. Jadi, manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.

Tidak hanya itu, kata Syafiuddin, program padat karya juga bisa menggerakkan ekonomi di daerah. Sebab, anggaran padat karya itu dibelanjakan di daerah. Yaitu, melalui pembelian material di toko-toko bangunan.

“Sehingga toko-toko bahan bangunan bisa ramai dan mendapatkan manfaat dari program itu,” terang Syafiuddin.

Untuk itu, lanjut politisi kelahiran Bangkalan itu, pemangkasan anggaran Kementerian PU bisa berdampak terhadap program padat karya. Jadi, berbagai hal yang bergantung pada program itu akan kena dampak.

“Dampaknya pada ekonomi masyarakat dan lapangan pekerjaan. Peluang mendapat pekerjaan akan sulit dan itu berpotensi menciptakan pengangguran,” beber alumnus Universitas Trunojoyo Madura itu.

Syafiuddin menambahkan bahwa pemotongan anggaran itu juga berdampak pada infrastruktur besar. Tentu proyek infrastruktur besar juga akan berkurang dan akan mengurangi angka pekerja di setiap pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah. (*)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

2 komentar untuk “Anggaran PU Dipangkas Rp81 T, DPR: Berpotensi Ciptakan Pengangguran Baru”

  1. Pingback: Berkaitan dengan Hajat Orang Banyak, PKB Minta 4 Kementerian Tak Terkena Efisiensi Anggaran - PROKALTIM

  2. Pingback: DPR: Efisiensi Anggaran Kementerian PU Tak Boleh Bahayakan Pengguna Jalan - PROKALTIM

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana

[gravityform id="3" title="false" description="false" ajax="true"]