Press "Enter" to skip to content

CEO GoTo Patrick Walujo Melayat Driver Ojol yang Tewas Usai Insiden dengan Brimob

PROKALTIM – Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Affan Kurniawan (21), driver ojek online yang meninggal dunia usai insiden dengan kendaraan taktis Brimob di kawasan Penjernihan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025). Insiden tragis itu menyita perhatian publik karena viral di media sosial.

Pada Jumat (29/8), CEO GoTo, Patrick Walujo, hadir langsung ke rumah duka Affan. Kehadirannya disambut haru oleh keluarga dan kerabat almarhum. Patrick menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam dan memastikan bahwa pihaknya akan mendampingi keluarga korban.

“Kami akan memberikan dukungan penuh, termasuk bantuan hukum bila dibutuhkan. Detailnya akan kami evaluasi lebih lanjut,” ujar Patrick di sela kunjungan.

GoTo menegaskan komitmennya untuk mendukung keluarga Affan, mulai dari proses pemakaman hingga pemenuhan seluruh hak almarhum sebagai mitra. Patrick juga menambahkan bahwa perusahaan akan terus berkomunikasi dengan pihak keluarga agar setiap kebutuhan mereka dapat difasilitasi.

Sebelumnya, bentrokan antara massa dan aparat terjadi di kawasan Penjernihan, Jakarta Pusat, Kamis malam. Saat aparat mendorong mundur kerumunan dengan kendaraan taktis, seorang driver ojol terjatuh dan tertabrak. Mobil aparat sempat berhenti, namun kembali melaju hingga korban terlindas. Insiden ini memicu kemarahan massa dan berujung pada aksi lempar batu ke arah kendaraan Brimob.

Affan Kurniawan, driver ojol asal Desa Cikidang, Sukabumi, akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, Umar Amarudin (30), korban lain dalam peristiwa tersebut, masih dirawat akibat luka-luka.

Kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Publik menanti langkah konkret aparat dalam mengusut tuntas insiden yang memicu perhatian luas tersebut.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *