PROKALTIM,BALIKPAPAN — Minimnya jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Balikpapan menjadi perhatian serius DPRD setempat. Menyikapi wacana Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas’ud, yang membuka peluang bagi investor swasta untuk membangun SPBU, Komisi II DPRD Balikpapan menyatakan dukungan penuh.
Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Fauzi Adi Firmansyah, menilai langkah Pemprov Kaltim ini sebagai upaya strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Ia mengatakan, kondisi saat ini menunjukkan bahwa fasilitas SPBU di Balikpapan masih sangat terbatas, sehingga penambahan unit menjadi kebutuhan mendesak.
“Kalau memang ada investor yang berminat, kami siap mendukung. Balikpapan butuh tambahan SPBU,” ungkap Adi usai mengikuti sidang paripurna di Ballroom Grand Senyiur Hotel Balikpapan, pada Senin (14/4/2025).
Ia menilai keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan SPBU akan memberikan dampak positif secara ekonomi, sekaligus mengurai antrean panjang yang kerap terjadi di sejumlah titik SPBU dalam kota.
Namun, ia juga menegaskan bahwa proses investasi harus tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, terutama terkait perizinan.
“Kita terbuka terhadap investasi, tapi semua harus sesuai aturan. Jangan sampai prosesnya menyalahi ketentuan,” tutupnya. (to)