slot deposit pulsa
slot
slot pulsa
bola16
slot pulsa
slot
iboslot
slot pulsa
slot pulsa
Evaluasi Kinerja Bappeda Kaltim Jadi Fondasi Perencanaan 2027 Press "Enter" to skip to content

Evaluasi Kinerja Bappeda Kaltim Jadi Fondasi Perencanaan 2027

PROKALTIM.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Timur memperkuat konsolidasi internal melalui rapat koordinasi yang digelar di Ruang Rapat Propeda pada Rabu, 21 Januari 2026, dengan fokus utama pada ekspose Evaluasi Kinerja Bappeda 2025 sebagai dasar peningkatan kualitas perencanaan dan pengendalian pembangunan daerah.

Rapat dipimpin Kepala Bappeda Kaltim, Muhaimin, serta dihadiri oleh Sekretaris, seluruh Kepala Bidang, PPTK, dan Ketua Tim, sebagai bagian dari upaya memastikan kinerja organisasi tetap selaras dengan target pembangunan Kalimantan Timur.

Paparan evaluasi disampaikan oleh Kasubbag Perencanaan Program, Stella Felicia Sinaga, yang menguraikan capaian Indeks Perencanaan Pembangunan Daerah, kinerja sasaran strategis, pelaksanaan program prioritas, hingga simulasi kinerja Bappeda untuk periode 2025–2029.

Rapat koordinasi evaluasi kinerja Bappeda Kalimantan Timur tahun 2025 yang membahas arah perencanaan pembangunan daerah dan persiapan RKPD 2027

Dalam pemaparannya, Stella juga menyoroti potensi indikator kinerja yang belum mencapai target pada 2026, sehingga memerlukan penguatan kebijakan dan strategi sejak tahap perencanaan.

Evaluasi tersebut menekankan pentingnya integrasi antara perencanaan dan penganggaran agar setiap program pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.

Hasil evaluasi kinerja Bappeda 2025 ini akan digunakan sebagai rujukan utama dalam penyempurnaan Perubahan Renja Bappeda 2026, sekaligus memperkuat arah kebijakan pembangunan daerah pada tahun-tahun berikutnya.

Selain membahas evaluasi kinerja, rapat koordinasi juga menindaklanjuti hasil kunjungan kerja Gubernur Kalimantan Timur, mempersiapkan penyusunan Ranwal RKPD 2027, mengevaluasi pelaksanaan dan tindak lanjut Bantuan Keuangan 2025 dan 2026, serta merumuskan arah belanja Renja Bappeda 2027 untuk seluruh unit kerja.

Dalam arahannya, Muhaimin menegaskan bahwa konsistensi antara RPJMD, RKPD, dan penganggaran merupakan kunci utama peningkatan kinerja dan akuntabilitas Bappeda.

Muhaimin mendorong penguatan koordinasi lintas bidang, optimalisasi pemanfaatan data evaluasi, serta peningkatan kualitas dokumen perencanaan agar mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Melalui forum konsolidasi ini, Bappeda Kaltim diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih terukur, berorientasi hasil, dan mendukung pencapaian target pembangunan Kalimantan Timur secara berkelanjutan. (chow)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *