Press "Enter" to skip to content

Perkuat Transformasi Layanan, Kanwil BPN Provinsi Kaltim Dorong Penguatan Kantah Balikpapan sebagai Center of Excellence

PROKALTIM.COM – Evaluasi Transformasi Layanan di Kantor Pertanahan Kota Balikpapan kembali dilanjutkan, Kamis (27/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pertanahan Kota Balikpapan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, Kepala Kantor Pertanahan Kota Balikpapan, Subur, serta menghadirkan Kepala Biro Organisasi, Tata Laksana, dan Manajemen Risiko (Ortala-MR) Kementerian ATR/BPN, Einstein Al Makarima Mohammad, dan Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengembangan dan Pengawasan Zona Integritas, Rochmadi Saptogiri.

Pembahasan diarahkan pada penguatan aspek organisasi, tata laksana, sumber daya manusia, serta kesiapan sarana dan prasarana dalam mendukung transformasi layanan. Einstein Al Makarima Mohammad menyampaikan bahwa transformasi membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan. Menurutnya, terdapat tiga pilar yang perlu diperhatikan, yaitu organisasi, tata laksana, dan sumber daya manusia. Kantor Pertanahan Kota Balikpapan sebagai salah satu tahap awal transformasi diproyeksikan menjadi center of excellence sekaligus etalase pelayanan pertanahan.

Rochmadi Saptogiri menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja dalam mewujudkan transformasi layanan. Ia mendorong jajaran Kantor Pertanahan Kota Balikpapan untuk menjadi bagian aktif dalam proses perubahan, membangun komunikasi, serta menghadirkan ide dan inovasi dalam pelayanan. “Kita perlu satu bahasa. Di Balikpapan ini kita akan menjadi center of excellence. Mulai hari ini tanamkan kepada kita semua bahwa kita akan berubah,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Timur, Shamy Ardian, menekankan pentingnya keterbukaan dalam menyampaikan berbagai kondisi yang dihadapi selama proses transformasi. “Kita sampaikan apa adanya, baik maupun buruk, agar setiap kendala yang ada dapat dicarikan solusi,” ujar Shamy. Ia juga meminta koordinasi dan komunikasi antarseksi lebih sering dilakukan agar berbagai kendala dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Kota Balikpapan, Subur, menyampaikan hasil evaluasi pelaksanaan transformasi layanan yang telah berjalan selama 10 hari. “Kami secara simultan akan menyampaikan kepada Kanwil terkait masalah yang ada, utamanya terkait kebutuhan pegawai,” ungkap Subur. Kebutuhan sumber daya manusia menjadi salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian dalam mendukung pelaksanaan transformasi layanan di Kantor Pertanahan Kota Balikpapan.

Melalui pembahasan dan evaluasi tersebut, berbagai masukan terkait organisasi, tata laksana, SDM, serta sarana dan prasarana diharapkan dapat menjadi bahan tindak lanjut dalam pelaksanaan transformasi layanan. Langkah tersebut sekaligus mendukung kesiapan Kantor Pertanahan Kota Balikpapan dalam mewujudkan layanan pertanahan yang semakin efektif, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *