Search
Search
Close this search box.

Desakkan Ekonomi, Kisah Melati Jajakan Tubuh

SAMARINDA, PROKALTIM- Faktor ekonomi bisa membuat siapa saja berbuat nekat, dari tindak kriminal hingga mengakhiri hidup bisa menjadi pilihan mereka, seperti kisah pilu kakak beradik, sebut saja Kamboja (17) dan Melati (15), terlahir ditengah keluarga brokenhome, rela menjajakan mahkotanya, putus sekolah hidup tanpa arah.

Kamboja pernah diberitakan sebelumnya, open BO dirumah kosan, ternyata merupakan kakak kandung dari Melati, saat Prokaltim.com menemuinya di sebuah indekos di kawasan Sungai Pinang Dalam pertengahan Februari Lalu.

Nasib Melati pun tak jauh berbeda dari sang kakak, demi memenuhi kebutuhan perekonomian mereka, mau tak mau mereka menjajakan tubuhnya di jejaring sosial pertemanan Mechat, dengan Tarif yang fantastis dari 250 – 1 juta rupiah.

Baca juga  5 PKL Bandel Diangkut, Pos Pantau Diisi Lintas Instansi

Dari hotel kelas melati hingga berbintang mereka lakukan demi menuai rupiah dari tamunya, dari pemuda hingaa pria dewasa sekalipun dirinya layani.

Senin (15/3) saat kami temui, Melati menceritakan perjalanan hidupnya hingga sampai ia bisa memilih jalan seperti ini.

“Awalnya saya takut, coba-coba ternyata begitu saja, setelah tahu hasil uangnya memuaskan saya putuskan untuk lanjut kerja begini.” Singkatnya. (sam/adl)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana

[gravityform id="3" title="false" description="false" ajax="true"]