Polsek Kawasan Pelabuhan, Perketat Penjagaan Pelabuhan dan Perairan, Antisipasi Teroris Masuk

SAMARINDA,PROKALTIM- Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) melakukan pengamanan ketat di sekitar wilayah Pelabuhan Kota Samarinda, Senin (29/3).

Polresta Kota Samarinda telah memerintahkan Polsek jajaran agar tetap mengantisipasi masuknya terorisme di wilayah Kota Samarinda.

Personel Polsek Kawasan Pelabuhan, perketat penjagaan (foto. Ist/prokaltim.com)

Polsek Kawasan Pelabuhan (KP) Samarinda kini lebih ekstra hati-hati, untuk itu langkah yang diambilnya adalah dengan memperketat pintu masuk Pelabuhan Samarinda, yang notabene nya menjadi akses pintu masuk utama ke dalam kawasan Pelabuhan Samarinda.

Kapal-kapal angkut pembawa barang dan angkut orang dari Sulawesi Selatan yang melalui Pare-Pare tentu menjadi sasarannya untuk dilakukan pemeriksaan.

“Pengamanan ekstra yang nantinya keterlibatan penambahan personil (Polri) dan pemeriksaan lebih ketat dari biasanya. Tentu koordinasi dengan unsur maritim lainnya nanti,”Ucap Kapolsek KP Samarinda Kompol Aldi Alfa Faroqi, Senin (29/3).

Baca juga  Ramadan Tiba, Operasi Pekat Jaring 29 Muda-Mudi Asik Ngamar

Tentu hal ini dilakukan agar tidak dimanfaatkan oleh jaringan teroris untuk berupaya masuk ke Kota Samarinda selepas melancarkan aksinya di Kota Makassar, Minggu (28/3) kemarin.

Menyinggung personil yang disiagakan nantinya dilengkapi senjata, Kompol Aldi Alfa Faroqi mengatakan bahwa akan berkoordinasi ke pimpinan terkait hal tersebut. Buddy sistem (pengamanan dengan pendamping, Red) tentu diperlukan ketika menghadapi ancaman teror terlebih pelaku teroris juga mempersenjatai diri.

“Personil perbantuan dari Polresta Samarinda akan berkoordinasi juga ke Sat Sabhara Polresta, tapi kami memaksimalkan personil di Polsek KP Samarinda. Artinya nanti yang ada piket-piket cadangan, pada saat kapal turun itu mungkin kami akan tambah untuk personilnya,”Tegasnya.

Baca juga  7 Bulan Beraksi di 12 TKP, Polisi Tangkap 3 dari 4 Tersangka Pencurian

“Patroli sungai yang dilakukan seusai dengan protap yang ada, yang tidak hanya di lakukan di sekitar pelabuhan namun ke perairan sungai mumus dan anak sungai kecil lainya. Untuk nelayan sejauh ini banyak yang dari daerah kukar, daerah perbatasan kami koordinasi ke Polresta Kukar terutama kepada Satpolairud Kukar dan Satpolairud Samarinda,”Jelasnya.
(Jum/adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana