Percepat Digitalisasi Bidang Sistem Pembayaran, E-Commerce Diprediksi Tumbuh Signifikan

BALIKPAPAN, PROKALTIM– Seiring perkembangan zaman, digitalisasi terus mengalami pertumbuhan. Tidak terkecuali di tengah transaksi ekonomi dan keuangan digital.

Hal itu terbukti dari banyaknya masyarakat yang telah mampu berbelanja secara daring atau online. Selain itu, masyarakat kini juga banyak yang beralih ke pembayaran digital atau mobile banking.

Oleh karenanya, Bank Indonesia memprediksi bahwa elektronifikasi dan digitalisasi akan mengalami peningkatam signifikan pada tahun ini. Demikian yang diungkapkan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia, yang akan berlangsung 5-8 April ini.

Untuk diketahui, festival ini diselenggarakan bekerja sama dengan 16 kementerian lembaga, 14 industri perbankan, e-commerce, uang elektronik, dan payment gateway. Kegiatan ini diikuti oleh lima asosiasi.

Baca juga  Gelar Focus Group Discussion, Polda Kaltim Ajak Tokoh Agama Dukung Pembangunan dan Keamanan IKN Nusantara

“Tahun ini elektronifikasi dan digitalisasi akan tumbuh signifikan. Hal ini selaras dengan upaya peningkatan akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan di Indonesia,” ujarnya.

Tahun ini, dirinya mengungkapkan, perdagangan digital atau e-commerce diprediksi mencapai Rp 337 triliun atau tumbuh sebesar 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara uang elektronik diprediksi naik dari Rp 201 triliun menjadi Rp 266 triliun atau tumbuh 32 persen. Demikian juga digital banking dari Rp 27.000 triliun akan tumbuh 19 persen atau menjadi Rp 32.200 triliun.

“Bank Indonesia berkomitmen untuk mendukung upaya-upaya bersama dalam akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan. Kami terus melakukan langkah-langkah percepatan digitalisasi di bidang sistem pembayaran,” tutupnya. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana