Kesehatan Pendidikan Banjir Menggaung di Rapat Paripurna Perda APBD 2020

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Wali Kota Balikpapan H Rahmad Mas’ud menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kota Balikpapan terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2020, yang digelar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Kalimantan Timur, di ruang rapat gabungan DPRD Balikpapan, Selasa (6/7).

Rapat Paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle yang dilaksanakan secara virtual, Berdasarkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, dalam rapat Paripurna DPRD Kota Balikpapan ke-26 masa sidang II tahun 2021.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle mengatakan, rapat paripurna yang digelar hari ini, telah melaksanakan paripurna jawaban terhadap tanggapan dan penjelasan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan berkaitan dengan penjelasan APBD tahun 2020.

Baca juga  Mendukung Program Pendidikan, Taqwa Ajak Perusahaan Ikut CSR

“Fraksi telah menyampaikan pandangannya terhadap Wali Kota hari ini, dijawab oleh Wali Kota, ada yang menyadari bahwa kritik dan saran dari fraksi-fraksi dari tahun ke tahun masih mengemukakan masalah kesehatan, pendidikan juga dengan masalah banjir. Begitu juga konsumen pelanggan dengan PDAM, dipertanyakan oleh semua fraksi dan alhamdulillah dijawab oleh Wali Kota dengan tegas dan lugas bersama-sama,” kata Sabaruddin Panrecalle saat diwawancarai media usai rapat paripurna.

Sabaruddin juga menyampaikan, juga terutama dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB) online dan Pemkot melalui Wali Kota H Rahmad Mas’ud menyadari bahwa penerimaan siswa baru dari tahun ke tahun memang seperti itu dan tidak ada alasan fraksi menyampaikan dan Wali Kota mengaminkan.

“Atensi bahwa ruangan belajar itu harus ditambahkan di beberapa tempat di enam Kecamatan kita sepakat, dan sekolah yang sudah eksistensi disampaikan oleh fraksi dinyatakan untuk penambahan dan diaminkan oleh Wali Kota untuk bersama-sama untuk menyelesaikan persoalan ini tentang pendidikan,” ucapnya.

Baca juga  Terkait Administrasi Pasien Meninggal, M Taqwa: Jadi Evaluasi Kita Bersama, BPJS Maupun Rumah Sakit

Politisi fraksi Gerindra ini juga mengungkapkan, begitu juga dengan pelanggan PDAM, saat ini masih banyak yang belum tertampung dan terlayani sehingga DPRD dan Pemkot Balikpapan bersama-sama untuk menyelesaikannya.

“Ini yang akan dijawab nanti oleh fraksi, kemudian DPRD akan menentukan, targetnya kita menunggu kepada semua fraksi akan mendengarkan, mempelajari dan ketika sudah final, DPRD koordinasi kepada Wali Kota, untuk menentukan hari dan tanggalnya melaksanakan rapat paripurna kepada fraksi-fraksi,” ungkapnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana