Sebelumnya Kebingungan, Pria 35 tahun Akhirnya Gantung Diri Gunakan Tali Jemuran

SAMARINDA, PROKALTIM– Ditemukan sesosok jasad pria yang tergantung di depan teras rumah sekitar pukul 07.30 Wita, sontak membuat panik warga Jalan Sejati Gang Kassah 5 Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan pada Selasa (13/7).

Diketahui pria tersebut bernama Agung Henriyanto (35) yang merupakan buruh angkut di sebuah perusahaan jasa pengiriman.

Slamet (40) warga sekitar yang setelah pulang kerja melintas depan rumah korban terkejut, melihat ada orang tergantung di teras depan rumah dengan posisi leher terjerat tali kemuran, dan dirinya langsung menghubungi warga sekitar dan RT setempat.

“Saya pulang kerja, pas lewat depan rumah korban, kok ada orang tergantung depan teras, saya hampiri dan beritahu warga lain, bahwa ada orang gantung diri,” Ucap slamet.

Baca juga  Geger! Wanita Muda Gantung Diri, Tulis Pesan Terakhir untuk Om RT

Dari informasi tetangga samping rumah korban Amat (42) yang hendak pergi bekerja, melihat korban seperti orang kebingungan dan gelisah sekitar Pukul 04.30 Wita.

“Saya subuh jam 04.30 mau berangkat kerja, lihat dia (korban) kaya orang kebingungan depan rumahnya mondar mandir,” Jelas Amat (42) tetangga samping rumah korban.

Dari informasi yang dihimpun Prokaltim.com di lokasi kejadin Agung merupakan pribadi yang baik dan ramah pada rekan kerja dan tetangga sekitar tempat ia tinggal, Agung merupakan pribadi yang tertutup.

Pukul 08.00 Wita jajaran Polsek Samarinda Kota, Inafis Polresta Samarinda PMI dan relawan tiba dilokasi guna identifikasi awal dan evakuasi.

Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aipda Hary Cahyadi mengatakan, setelah mendapatkan informasi pihaknya bergegas menuju lokasi kejadian, mengamankan lokasi kejadian dan beberapa barang bukti dan selanjutnya melakukan identifikasi awal.

Baca juga  RSJD Atma Husada Mahakam Sinergi Dengan Unmul, Startegi Peningkatan Layanan Kesehatan

“Setibanya dilokasi, kami amankan TKP dan barang bukti selanjutnya kita identifikasi awal,” Kata Aipda Hary.

Dari hasil identifikasi awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan ada beberapa barang barang milik korban yang kami amankan sebagai barang bukti, selanjutnya korban di evakuasi ke RSUD AW. Syahrani guna dilakukan visum.

“Dari hasil awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, barang-barang yang kami amankan antara lain, identitas korban, kartu atm, telepon genggam, uang tunai dan surat wasiat,” Tutupnya. (sam/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana