Tuntut Kejelasan PPDB SLTA! DPRD Balikpapan, Ketua LPM dan RT se-Graha Indah Datangi DPRD Kaltim

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Menindaklanjuti aspirasi masyarakat Balikpapan terkait keluhan orangtua terkait sistem zonasi dan kuota penerimaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK/SMA Negeri Balikpapan. Anggota DPRD kota Balikpapan Taufik Qul Rahman didampingi Syarifuddin Oddang yang juga sekaligus Ketua LPM Graha Indah dan perwakilan RT se-Kelurahan Graha Indah mendatangi kantor DPRD Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) guna mencari solusi dan fasilitas untuk mediasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim.

Wakil ketua DPRD Provinsi Kaltim Dapil Balikpapan Sigit Wibowo memfasilitasi pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Anwar Sanusi, di ruang rapat gedung E DPRD Provinsi Kaltim, pada Selasa (6/7).

Sebelum pertemuan diskusi dilakukan, segala keluhan dan keinginan warga diutarakan kepada Wakil ketua DPRD Provinsi Kaltim Sigit Wibowo. Polemik PPDB SMK/SMA Balikpapan masih menuai berbagai permasalahan dan kecurangan sehingga warga mendatangi sekolah untuk mempertanyakan transparansi kuota penerimaan SMK/SMA Balikpapan khususnya SMK Negeri 6 dan SMA Negeri 8 Balikpapan.

Baca juga  PHK BELASAN KARYAWANYA,RS RESTU IBU DISIDAK KOMISI IV DPRD BALIKPAPAN

Dalam pertemuan ini, Sigit Wibowo menyampaikan, persoalan PPDB selalu menjadi pokok pembahasan dari tahun ke tahun. Adanya perubahan sistem PPDB dengan sistem zonasi yang terdekat menjadi prioritas.

“Plus minusnya kita pahami bersama, pertemuan rapat ini mudahan ada solusi bersama, karena keterbatasan SMK/SMA negeri khususnya di Balikpapan,” urai Sigit.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim Anwar Sanusi menyampaikan bahwa PPDB SMK/SMA sudah selesai, dan laporan ketua MKKS untuk kota Balikpapan tidak ada masalah. Oleh karenanya mengganggap permasalahan PPDB selesai.

“Intinya apa, PPDB sudah selesai, dan laporan Ketua MKKS Balikpapan nggak ada masalah, jadi saya anggap sudah selesai,” jelasnya.

Sementara itu, Syarifuddin Oddang menyadari bahwa PPDB SMK/SMA memang sudah selesai dan final seperti yang diucapkan Kadisdik Provinsi Kaltim. Tetapi pertemuan kali ini hanya ingin menyampaikan pelaporan permasalahan PPDB SMK/SMA yang terjadi Balikpapan. Meskipun sosialisasi PPDB telah digelar di tiap Kecamatan dengan penyampaian penerimaan PPDB yang masuk dan ditampung di negeri hanya 48 persen.

Baca juga  GreenLand Outbound Etam Corporation

“Ada sedikit kesalahpahaman masyarakat Balikpapan yang berada di area SMKN 6 tidak dapat tertampung meski itu zonasi ataupun bina lingkungan,” papar Ketua LPM Graha Indah.

Oddang pangilan akrab Syarifuddin Oddang mengatakan, tujuan utama pertemuan ini hanya ingin menindak lanjuti tuntuntan warga yang telah mendatangi SMKN 6 kemarin.

“Tuntutan pertama ingin mengetahui kenapa jurusan prodi yang diterima di SMK tidak sesuai kenyataan di lapangan seperti yang telah di sosialisasikan. Kedua, ada beberapa RT yang berada di zonasi, satupun tidak ada yang tertampung di sekolah itu, dan ketiga ada bukti masyarakat yang mendaftarkan lewat online ataupun offline yang akhirnya menjadi kesalahpahaman masyarakat, dan berikutnya permasalahan bahasa titipan,” ungkapnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana