Kapal Pemancing Terbalik, 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Orang Masih Hilang

Tim SAR gabungan bersama keluarga korban melakukan pencarian disekitar titik jatuhnya korban ( foto : samudra/prokaltim.com)

ANGGANA-KUKAR, PROKALTIM- Memancing kegiatan akhir pekan yang asik, namun menjadi musibah, nasib berkata lain kepada sembilan pemancing asal Samarinda, bertujuan ke daerah perairan Pulau Tiga Anggana, Kutai Kartanegara.

Tragisnya kapal kelotok yang mereka sewa di dermaga Kampung Kajang Kukar, mengalami kecelakan  seluruh penumpang dan barang bawaanya jatuh ke sungai pada Minggu 29 Agustus 2021 sekitar Pukul 04.25 Wita.

Dari sembilan pemancing 7 di antaranya berhasil menyelamatkan diri ke daratan, mereka berenang ke tepi setelah kapal yang ditumpangi terbalik, dikabarkan dua orang hilang dan dalam pencarian tim SAR gabungan.

WhatsApp Image 2021 08 29 at 05.19.36 Kapal Pemancing Terbalik, 1 Orang Meninggal Dunia, 1 Orang Masih Hilang PROKALTIM
Keluarga korban yang menungu hasil dari tim SAR gabungan berada didermaga yang tak jauh dari titik korban jatuh ( foto : samudra/prokaltim.com)

Kasat Polairud Kukar, AKP Teuku Zia Fahlevi menjelaskan, sebelum mengalami insiden, kesembilan pemancing ini menyewa sebuah kapal kelotok di pelabuhan Kampung Kajang sekitar pukul 04.25 Wita lengkap dengan peralatan memancing, kesembilan warga yang kesemuanya laki-laki ini hendak berburu ikan di Perairan Pulau Tiga, Anggana.

Baru sekitar 25 menit berlayar, kapal menabrak sebuah batang besar hingga menyebabkan lambung kapal bocor. Panik, beberapa pemancing di atas kapal berusaha menutup lobang, sementara yang lain berusaha menguras air di dalam kapal, motoris sendiri berusaha membawa kapal ke pinggir untuk menepi.

Baca juga  Terbaik! Rp60 juta Terkumpul. 21 Komunitas Balikpapan Serentak Galang Dana Save Palestina

“Di tengah kepanikan, kapal yang sudah terlanjur kemasukan air kemudian terbalik para pemancing ini berusaha menyelamatkan diri masing-masing,hingga 7 orang berhasil mencapai tepi daratan, sementara dua orang hilang, mereka adalah Deni Alpiansyah (28) dan Hartono (30). Keduanya warga Makroman, Sambutan, ” terang AKP Zia.

Tim SAR gabungan yang menerima informasi langsung melakukan pencarian pada dua pemancing yang hilang, proses pencarian dengan menyisir aliran air membuahkan hasil. Sekitar pukul 10.00 Wita tadi, Deni berhasil ditemukan tak jauh dari lokasi kapal tersebut tenggelam, dengan cara tradisional menggunakan dahan pohon berduri yang diikat benang nilon.

Saat ditemukan, Deni dalam meninggal dunia, jenazahnya dievakuasi ke darat oleh tim gabungan kemudian langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan.

“Saat ini tim SAR gabungan masih berupaya melakukan pencarian terhadap satu orang pemancing lagi bernama Hartono, mudah-mudahan segera ditemukan,” tutup AKP Zia.

Baca juga  Bertikai Sesama Sopir, Ketua Kogatrans Tewas, Pemicu Masih Didalami Polisi

Data penumpang kapal kelotok yang terbalik di Perairan Sungai Meriam, RT. 16, Anggana, Kukar. Minggu, 29 Agustus 2021 :

Korban Selamat :
1. Sarullah, (44)warga Kampung Kajang, RT. 18 (motoris)
2. Jumadi, (32), warga Pelita 3, Sambutan.
3. M. Abdul fatah, (37) warga Pelita 3, Sambutan.
4. M. Ali, (29) Perumahan Arisco, Sambutan
5. Saliman, (30) warga Makroman
6. Sarikun, (40) warga Makroman
7. Kamarudin, (32) warga Pulau Atas

Korban  yang belum ditemukan :
1. Hartono (30) warga Makroman

Jumiran (49) yang merupakan tetangga korban sekaligus tim SAR gabungan mengatakan bahwa korban Hartono yang sehari-hari bekerja di sebuah perusahaan dok kapal, yang memang memiliki hobby memancing disetiap akhir pekan.

“Saat mendengar kabar ada kecelakaan kapal, saya mencoba untuk mencari tau kebenarannya informasi tersebut, ternyata benar salah satu penumpang kapal pemancing tersebut ialah Hartono tetangga saya.” kata Jumiran. (Sam/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Share Berita

Berita Terkait

Ikuti Berita ProKaltim.com dari Media Sosial


Kaltim News

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana