Pemprov Kaltim Akan Rombak Perwajahan Anjungan Kaltim di TMII Jakarta

JAKARTA – Kabar baik datang dari pejabat Pemerintah Provinsi Kaltimantan Timur. Terkait Anjungan Kalimantan Timur yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, berencana akan merombak perwajahan anjungan Kaltim di TMII Jakarta.

Tim gabungan yang terdiri dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur Sri Wahyuni bersama Ketua dan anggota Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Dinas PUPR, Bappeda, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Timur dan Kota Samarinda, Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Bontang, Badan Penghubung Provinsi Kaltim, telah berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah Jakarta, Kamis (17/12/2020).

Kunjungan dalam rangka pertemuan terkait Aktivasi Anjungan Kalimantan Timur yang berada di TMII Jakarta.
Dijelaskan Sri Wahyuni, pertemuan selain membahas pokok-pokok hasil rapat KPK, dan Renja Tahun 2021. Juga membahas rencana kegiatan pengembangan Aktivasi di TMII-Anjungan Kaltim.

Baca juga  Bank Indonesia Balikpapan Optimalisasi Penggunaan QRIS sebagai Media Transaksi UMKM

“Diskusi menghasilkan beberapa point penting, mempersiapkan penyelenggaraan lokakarya revitalisasi anjungan Kaltim. Dimana tim lokakarya akan memantapkan kembali materi yang akan disampaikan pada saat lokakarya, kata Sri.

Kondisi terkini ruangan Anjungan Kaltim di TMII Jakarta (foto: ist)

Tim lokakarya ini, lanjutnya, terdiri dari Dinas PUPR, Dinas Pariwisata, Bappeda, TGUPP dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).
Menurut rencana, akhir Desember tim kecil dari persiapan lokakarya sudah menyelesaikan lokakarya dan melaporkan ke Gubernur Kaltim dan Januari tahun 2021 dapat dilaksanakan diskusi publik.

“Sembari mempersiapkan lokarkaya, kita harus melakukan action plan perubahan wajah anjungan Kaltim didukung Bappeda. Kita akan mengusulkan desain biaya konsultan serta desain untuk penataan artistik anjungan dan kegiatannya. Sehingga pada 2021 sudah ada perubahan mendasar dari anjungan Kaltim segi fisik, penataan interior maupun kegiatan,” jelas Sri.
Diharapkannya, peran Dinas Pariwisata kabupaten/kota juga sangat berpengaruh dalam kegiatan revitalisasi Anjungan Kalimantan Timur.

Baca juga  Diskusi KI Kaltim Sorot Perbedaan Mencolok Peringkat IKP dan IKIP

Kepala Badan Penghubung Provinsi Kalimantan Timur Abdul Munif berharap kabupaten dan kota aktif mengisi gelaran seni, kebudayaan dan kerajinan di Anjungan Provinsi Kalimantan Timur.
“Karena kita ingin mengembalikan fungsi Anjungan Kaltim sebagai pusat informasi budaya dan wawasan kebangsaan, pariwisata dan investasi daerah,” ujar Munif.(yans/ven)

Sumber : Humas Pemprov Kaltim.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana