Aklamasi! Yaser Arafat Terpilih Ketua Kadin Balikpapan 2021-2026

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Balikpapan menggelar pemilihan ketua periode 2021-2026 lewat ajang Musyawarah Kota (Mukota) XI pada hari ini (27/2) di Platinum Hotel and Convention Hall. Proses pemilihan terbilang cepat, sekira pukul 12.00 Wita acara tersebut telah selesai.

Sebelumnya, kegiatan dijadwalkan akan berlangsung pada pukul 14.00-16.00 Wita. Hal ini karena dua bakal calon lainnya, yakni Ernawaty Gafar dan Eddy Salassa, tidak mengikuti Mukota XI hingga selesai. Sedangkan untuk jumlah peserta ada sekira 250 orang. Mereka merupakan perwakilan dari 5-10 perusahaan.

Saat acara berlangsung sempat diwarnai kisruh. Ini setelah salah satu peserta berdasarkan hasil Rapid Test Antigen dinyatakan reaktif Covid-19. Peserta tersebut kemudian meminta kepada Satgas Covid-19 untuk dilakukan pemeriksaan swab PCR dan diperoleh hasil negatif.

Ketua Pelaksana Mukota XI Kadin Balikpapan, Soegianto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim dokter selama acara. Jika ada peserta yang terkonfirmasi positif, maka dibawa ke rumah sakit.

“Yang bersangkutan mengaku belum mengetahui hasil tadi. Karena dia katanya swab, tapi yang mengambil hasilnya orang lain,” jelasnya.

Sementara terkait aklamasi, Soegianto mengatakan, jika peserta tidak hadir, maka otomatis akan dilakukan secara aklamasi. Namun, proses pemilihan kembali lagi pada forum sebagai putusan tertinggi.

Baca juga  Mahasiswa Balikpapan Demo Tolak Kenaikan BBM di Depan Balai Kota

Ketua Kadin Balikpapan terpilih, Yaser Arafat mengatakan bahwa berdasarkan keputusan tertinggi di forum, pemilihan dilakukan secara aklamasi. Hal ini lantaran dua kandidat lainnya tidak menghadiri forum tersebut.

“Lalu ditawarkan ke forum selaku peserta penuh, apakah dianggap aklamasi. Juga ditawarkan siapa yang tidak setuju untuk berdiskusi. Ada yang berdiri (tidak sepakat), tapi tidak ada masalah. Akhirnya keputusan tertinggi di forum sesuai AD/ART Kadin, maka keputusan musyawarah mufakat inilah yang diambil (aklamasi),” urai Yaser.

Dengan terpilihnya Yaser untuk menakhodai kembali induk organisasi pengusaha itu, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang turut hadir dan membuka acara tersebut berharap, Kadin dapat terus bersinergi dengan pemerintah. Hal ini mengingat kondisi perekonomian saat ini yabg masih berat akibat pandemi Covid-19.

“Balikpapan mengalami penurunan ekonomi yang berat. Walaupun pertumbuhan ekonomi tidak sampai minus, tapi kita juga terpuruk,” kata Rizal.

Oleh karena itu, kontribusi pengusaha sangat penting untuk membangkitkan kembali perekonomian. Para pengusaha diharapkan tidak melakukan PHK besar-besaran, sehingga pekerjanya tidak menjadi korban.

“Juga memberikan tunjangan khusus kepada anggota atau pekerja agar tidak terpuruk parah. Kita sama-sama membangun untuk memulihkan ekonomi,” harapnya.

Baca juga  Hari Buruh, Pekerja Media Balikpapan Pos Sebut Penanganan Perselisihan Hubungan Industrial Disnaker Lamban 

PENGEMBANGAN UMKM JADI FOKUS UTAMA

Kembali menjabat sebagai ketua Kadin Balikpapan periode 2021-2026, Yaser Arafat telah menyiapkan sejumlah program. Namun, dirinya terlebih dahulu akan melakukan konsolidasi terkait segala sesuatunya.

Langkah pertama, lanjutnya, dirinya akan berkonsolidasi dengan dewan pertimbangan dan dewan penasihat. Termasuk juga membentuk kepengurusan baru. Langkah awal ini akan dilaksanakan paling lambat seminggu.

“Setelah itu, kebijakan-kebijakan Kadin ke depan. Ini ‘kan musim pandemi, kami akan menitikberatkan bagaimana memberdayakan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Di dalam mengedukasi, men-training mereka sekaligus mengavodkasi. Syukur-syukur bisa membantu meringankan beban mereka di tengah pandemi saat sekarang,” ujar Yaser.

Selain itu, dirinya menambahkan, pihaknya telah mengawinkan eksportir yang mana demand-nya turun. “Daripada secara volume turun, maka kami memediasi. Yang suka di digital marketing bisa mendistribusikan seluruh produk mereka mengenalkan ke lokal, sehingga ada win-win solution,” lanjutnya.

Langkah kedua, mendekati bulan Ramadan, pihaknya berencana menyelenggarakan suatu kegiatan yang bisa meringankan beban para UMKM. “Tunggu tanggal mainnya. Acara yang digelar akan unik, simpel, tapi penuh makna. Tunggu saja mungkin empat hingga lima hari awal puasa,” tutupnya. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana