Search
Search
Close this search box.

Gantung Diri, Istri Histeris diduga Masalah Rumah Tangga.

SAMARINDA, PROKALTIM- Bikin geger warga Jalan Damai, penemuan mayat laki-laki inisial YP (35) dalam keadaan tergantung leher terikat tali webing berwarna merah di belakang rumahnya, tepatnya di Villa Damai RT. 31 Kel. Sidodamai Kecamatan Samarinda Ilir, pukul 13.40 Wita , Kamis
(18/2).

Saat ditemui di lokasi kejadian, istri korban Pramita Sekartachi (32) menjelaskan saat itu dirinya mau jemput anak di jalan Pangeran  Antasari karena ada kegiatan disana, baru bersiap melangkahkan kaki keluar rumah terdengar suara panci jatuh bergegas Pramita menghampiri asal suara itu yang berasal dari bagian belakang rumah.

Tim Inafis polresta samarinda , setelah mengumpulkan barang bukti (foto: JST/prokaltim.com)

“Saya temui, suami saya sudah dalam posisi tergantung di kuda-kuda teralis dapur,  saya panik berteriak minta tolong sambil mencoba mengangkat suami saya namun tidak bisa, tidak ada kekuatan lagi saya” tutur Pramita sambil tersengal-sengal.

Baca juga  Kota Balikpapan Catatkan Inflasi 0,16 Persen pada Maret, Kenaikan Harga Komoditas Makanan Jadi Faktor Pendorong

Beredar pula dugaan bunuh diri dilatarbelakangi masalah rumah tangga, tekanan yang dialami korban beberapa waktu belakang.

Josua (16), keponakan korban menceritakan kronologis kejadian tersebut. “Saya di datangin sama sepupu saya teriak minta tolong sambil menujuk ke arah rumahnya, langsung saya datangi rumah paman saya itu dari jalan samping sudah saya lihat dalam kondisi tergantung dan tidak bergerak karena saya tidak berani, saya kembali kerumah lagi untuk mengabarkan kejadian tersebut kepada orang dirumah dan warga sekitar”ucapnya.

Pukul 14.00 Wita, jajaran Polsek Samarinda Kota tiba di lokasi kejadian disusul tim Inafis Polresta Samarinda , PMI dan relawan guna identifikasi dan evakuasi jenazah tersebut.

Proses evakuasi (foto :JST/prokaltik.com)

“Kami mengamankan tempat kejadian perkara dengan memasang garis polisi,  mengamankan beberapa barang bukti, yaitu alat yang digunakan korban untuk bunuh diri,  handpone,  identitas korban serta istri,  uang tunai dan lainnya,  dugaan sementara korban murni gantung diri,  dan sempat ada penjelasan dari sang istri kalau YP sudah sering ingin mengakhiri hidup dengan cara gantung diri,” ujar utup Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aipda. Hari Cahyadi. (Sam/adl)

Baca juga  Samboja Tingkatkan Kualitas Sektor Pertanian untuk Dukung Lumbung Pangan Kaltim

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana

[gravityform id="3" title="false" description="false" ajax="true"]