Jelang Ramadan, Harga Cabai di Pasar Tradisional Masih Tinggi

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Harga cabai di pasar tradisional di Kota Balikpapan terpantau masih tinggi. Salah satunya di Pasar Klandasan, harga cabai tembus hingga Rp 120 ribu.

Menurut salah seorang pedagang, Sarini, kenaikan harga cabai telah terjadi sejak awal tahun 2021. Saat ini harga cabai di Pasar Klandasan berada di kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu.

“Mulai awal tahun ini naik terus, belum turun-turun. Kalau kurang bagus kualitasnya Rp 100 ribu, kalau yang bagus Rp 120 ribu,” katanya hari ini (31/3).

Kenaikan harga cabai, lanjutnya, disebabkan oleh faktor cuaca. Tidak hanya cabai rawit, cabai keriting juga terpantau mengalami kenaikan harga. Jika sebelumnya Rp 30 ribu, kini harga salah satu bumbu masakan yang diburu masyarakat ini mencapai Rp 50 ribu.

Baca juga  Jelang Lebaran, Masyarakat Borong Obat dan Vitamin, Antisipasi Efek Makan Saat Hari Raya

Para pedagang mengaku khawatir, mengingat bulan depan sudah Ramadan. Sudah jadi rahasia umum, sejumlah bahan pokok termasuk cabai akan mengalami lonjakan harga.

“Apalagi ini mau puasa. Bawang merah sekarang juga naik, namun hanya Rp 2 ribu per kilogramnya. Jadi masih aman,” jelasnya.

Tingginya hargai cabai tidak diimbangi dengan permintaan konsumen. Pembelian cabai kini berkurang, salah satunya karena banyaknya penjual makanan yang tutup atau mengurangi jualannya.

“Jadi kita beli sesuai kebutuhan saja. Mengira-ngira untuk dijual sehari dua hari ke depan,” pungkasnya. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana