Akibat Cemburu, Pria 25 Tahun Tewas Terhunus Badik

SAMARINDA, PROKALTIM- Aksi duel dua orang pria harus berakhir tragis, buahnya terjadi penikaman yang mengakibatkan 1 orang tewas tertusuk sajam, Senin (12/4) Pukul 15.30 WITA.

HR (25) terbakar api cemburu saat tengah melihat kekasihnya sedang berboncengan dengan pria lain, apalagi pria itu adalah salah satu tetangganya, SP yang usianya lebih jauh tua dari kekasihnya.

Melihat kejadian tersebut HR yang terlanjur emosi melihat tetangganya itu, HR langsung mendatangi SP yang keberadaannya tidak jauh dari rumahnya yang berada di Jalan Gunung Lingai, Gang Rahman, Kelurahan Gunung Lingai, Kecamatan Sungai Pinang.

Setibanya HR di kediaman SP, HR langsung melabrak SP pria yang jauh lebih tua darinya itu, tapi yang melabrak dan dilabrak sama-sama tidak mau kalah, akhirnya terjadi perkelahian pada Senin (12/4) sore.

Baca juga  Rekonstruksi Pembunuhan Gunung Lingai, 17 Adegan, Pelaku Sempat Buron 25 Hari

HR tidak mengetahui bahwa SP mempunyai sebuah badik (Sajam) yang langsung digunakan untuk menusuk tulang rusuk kiri HR, SP menikam HR dengan menggunakan badik yang berukuran 35 cm.

Setelah di tusuk oleh SP, HR langsung lemas akibat senjata tajam itu, melihat kondisi HR yang lemas tak berdaya SP langsung melarikan diri, mengetahui keributan tersebut warga sekitar langsung mendatangi lokasi tersebut.

Sempat HR di bawa ke RSUD AW Sjahranie dan mendapatkan penanganan pertama oleh tim medis, namun takdir berkata lain nyawa HR tidak dapat tertolong lagi.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol. Andhika Darma Sena menjelaskan masih dilakuka olah TKP dan melakukan pemeriksaan saksi-saksi, korban juga sudah dibawa ke RSUD AWS untuk divisum.

Baca juga  Vaksinasi Door to Door, Polresta Samarinda Jemput Bola Ke Loa Kumbar

Sekarang anggota Jatanras Polresta Samarinda dibantu dengan Subdit Jatanras Polda Kaltim melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Untuk motif masih kami dalami, makanya kami periksa saksi-saksi untuk mengetahui motifnya. Saksi saat ini ada 6 orang yang diperiksa intensif, semua masih akan kami dalami, setelah olah TKP nanti akan kami buat laporan,” ungkap Kompol. Andhika. (jum/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana