Perangi Kebocoran, Hindari Tagihan Air Membengkak

Kasubag Customer Service PDAM Kota Balikpapan

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Awal bulan tagihan air Anda membengkak? Eits, jangan langsung berpikir tidak-tidak, apalagi tersulut emosi. Banyak faktor yang menyebabkan tagihan air melonjak.

Kasubag Customer Service PDAM Kota Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo menjelaskan, faktor penyebab yang biasa dialami pelanggan adalah terjadinya kerusakan atau kebocoran setelah meter air, yakni keran-keran dalam peralatan lainnya pada instalasi pipa persil.

“Cara sederhana mengetahui kerusakan kebocoran pipa di rumah (persil) itu bisa dilakukan dengan tiga langkah,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Uyo ini.

Langkah pertama, tutup semua keran pada instalasi pipa persil dari meteran menuju rumah. Selanjutnya periksa dan amati dengan seksama, apakah jarum penunjuk atau angka meter berputar atau tidak.

“Bila tidak berputar berarti saluran pipa persil dalam keadaan baik atau tidak ada kebocoran atau kerusakan. Sebaliknya jika angka meter berputar, ada kebocoran atau kerusakan pada pipa persil,” urai Uyo.

Apabila terjadi indikasi kebocoran pada pipa dalam rumah, lanjutnya, dirinya mengimbau untuk menggunakan keran berwarna merah yang berada di meteran sebagai emergency stop.

“Bila hal tersebut terjadi, pelanggan harus melaporkan segera ke kantor PDAM atau telepon ke 0542 878991. Bisa juga SMS ke 0816200110,” ujarnya.

Oleh karena itu, pria berkacamata ini mengajak para pelanggan setia PDAM Balikpapan untuk memerangi kebocoran. Caranya dengan membiasakan mengontrol pemakaian air di rumah melalui meter terpasang.

Baca juga  Asik Main Banjir, Terbawa Arus Air, Bocah 4 Tahun Meninggal Dunia

Bila perlu, lakukan pemeriksaan sehari sekali kurang lebih lima menit. Hal ini bertujuan untuk memgetahui lebih dini apabila terjadi lonjakan pemakaian air.

“Selain itu, gunakan air dengan bijaksana untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Tidak hanya kerusakan atau kebocoran, dirinya melanjutkan, kelalaian yang tidak disengaja dan lupa buka dan tutup keran juga menjadi penyebab tagihan air membengkak. Oleh karena itu, hindari pemakaian air secara langsung melalui keran.

“Pelanggan yang bijak selalu menampung air,” tandasnya. (dah)

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Awal bulan tagihan air Anda membengkak? Eits, jangan langsung berpikir tidak-tidak, apalagi tersulut emosi. Banyak faktor yang menyebabkan tagihan air melonjak.

Kasubag Customer Service PDAM Kota Balikpapan, Suryo Hadi Prabowo menjelaskan, faktor penyebab yang biasa dialami pelanggan adalah terjadinya kerusakan atau kebocoran setelah meter air, yakni keran-keran dalam peralatan lainnya pada instalasi pipa persil.

“Cara sederhana mengetahui kerusakan kebocoran pipa di rumah (persil) itu bisa dilakukan dengan tiga langkah,” ungkap pria yang akrab disapa Kang Uyo ini.

Langkah pertama, tutup semua keran pada instalasi pipa persil dari meteran menuju rumah. Selanjutnya periksa dan amati dengan seksama, apakah jarum penunjuk atau angka meter berputar atau tidak.

Baca juga  Aset Kaltim 2020 Rp34,6 triliun, Sa'duddin: Transparansi Laporan Keuangan Pemprov Kepada Masyarakat

“Bila tidak berputar berarti saluran pipa persil dalam keadaan baik atau tidak ada kebocoran atau kerusakan. Sebaliknya jika angka meter berputar, ada kebocoran atau kerusakan pada pipa persil,” urai Uyo.

Apabila terjadi indikasi kebocoran pada pipa dalam rumah, lanjutnya, dirinya mengimbau untuk menggunakan keran berwarna merah yang berada di meteran sebagai emergency stop.

“Bila hal tersebut terjadi, pelanggan harus melaporkan segera ke kantor PDAM atau telepon ke 0542 878991. Bisa juga SMS ke 0816200110,” ujarnya.

Oleh karena itu, pria berkacamata ini mengajak para pelanggan setia PDAM Balikpapan untuk memerangi kebocoran. Caranya dengan membiasakan mengontrol pemakaian air di rumah melalui meter terpasang.

Bila perlu, lakukan pemeriksaan sehari sekali kurang lebih lima menit. Hal ini bertujuan untuk memgetahui lebih dini apabila terjadi lonjakan pemakaian air.

“Selain itu, gunakan air dengan bijaksana untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Tidak hanya kerusakan atau kebocoran, dirinya melanjutkan, kelalaian yang tidak disengaja dan lupa buka dan tutup keran juga menjadi penyebab tagihan air membengkak. Oleh karena itu, hindari pemakaian air secara langsung melalui keran.

“Pelanggan yang bijak selalu menampung air,” tandasnya. (dah)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana