41 Adegan Rekonstruksi Palaran Berdarah, Pembunuhan Berencanakah?

SAMARINDA, PROKALTIM- Belum hilang dari ingatan tentang peristiwa mengenaskan masalah perebutan lahan, berujung nyawa melayang terjadi di Jalan Pakang RT 1, Kelurahan Handil Bakti, Kecamatan Palaran, Sabtu (10/4) beberapa bulan yang lalu.

Kasus tersebut kini memasuki babak baru, Selasa (4/5) bertempat di Mako Polresta Samarinda, dilakukan rekontruksi atau reka adegan, tersangka AN (52) memperagakan hingga 41 adegan, sampai tersangka menghabisi nyawa korban.

Salah satu adegan yang di peragakan tersangka AN (foto:arya/prokaltim.com)

Turut hadir dalam rekonstruksi tersebut selain tersangka, adapula pihak kejaksaan, kuasa hukum tersangka dan penyidik.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andhika Darma Sena menuturkan rekonstruksi kejadian di Palaran, awalnya ada 39 reka adegan saja namun berjalannya rekonstruksi ada penambahan menjadi 41 adegan, rekonstruksi ini bertujuan mengetahui bagaimana tersangka merencakanakan pembunuhan tersebut.

Baca juga  Binda Kaltim Beri 150 Dosis Vaksin Booster Untuk WBP, 3 Bulan ini Capai 50.428 dosis di Samarinda

Andhika juga menambahkan dari hasil rekontruksi terdapat unsur perencanaan,  jadi selain pasal 338 KUHP, dikenakan juga pasal 340 KUHP.

Kejaksaan Negeri Samarinda membenarkan bila ada unsur perencanaan dalam kasus pembunuhan yang terjadi di kecamatan Palaran tersebut.

“Dilihat dari reka adegan yang di lakukan tersangka AN terdapat unsur perencanaan, tetapi untuk lebih mendalam lagi kita tunggu berkasnya sudah lengkap, bila mengambil kesimpulan saat ini terlalu rawan, yang jelas dari beberapa reka adegan terdapat unsur perencanaannya sesuai pasal 338 dan 340 KUHP,” ucap Fajaruddin Salampesy Kasubsi Eksekusi Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Samarinda.

Lain halnya dengan kuasa hukum AN, Muhamad Jafri, dirinya menganggap dalam kasus AN ini tidak ada unsur perencanaan dan lebih mengarah ke pasal 338 yang berbunyi dengan sengaja merampas nyawa orang lain.

Baca juga  Tanggap Situasi, Personel Pammat Dit Samapta Polda Kaltim Bantu Warga Yang Melintasi Daerah Banjir

“Hal ini tidak bisa disebut pembunuhan berencana, karena alat yang digunakan untuk menghabisi nyawa korban ialah parang milik korban sendiri,” Ucapnya. (Ay/sw)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

ankara escort
akü servis akumyolda.comakücü akumyoldaakumyolda.comakumyolda.com akücü
ingilizceturkce.gen.tr
TranslateDict.com is a online platform that specializes in free translation, helping visitors to translate to English from a wide variety of languages.translatedicttranslatedict.com
Free Spanish to English translation services are available at spanishenglish.com to help you understand and communicate in both languages. spanishenglish.com
Scroll to Top

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana

[gravityform id="3" title="false" description="false" ajax="true"]