Digeruduk Ormas, Karyawan Ocean’S Resto Balikpapan Butuh Keamanan, Buntut Perselisihan Kepemilikan Saham

BALIKPAPAN, Prokaltim.Com- Perselisihan kepemilikan Ocean Resto Balikpapan terus bergulir, Jumat (8/5) sekelompok preman menggeruduk karyawan Ocean Resto yang tengah bekerja melayani pengunjung.

Karyawan Ocean, Aspian menyebut pihak yang mendatangi dan memagar lokasi restoran berasal dari pihak Gino Sakiris.

Situasi dilokasi kejadian (foto:Dharma/prokaltim.com)

Gino merasa memiliki 40 persen saham Ocean Resto (CV.Bintang Timur) pada 2014 silam bersama Jovinus Kusumadi, namun kuasa hukum Ocean Resto, Mulyati mengatakan berdasar putusan Pengadilan Negeri Niaga Surabaya, no 71/pdt.sus/PKPU/2019/PN Niaga Sby, saham yang telah di beli oleh Gino Sakiris pada CV Bintang Timur (Ocean Resto) telah dibeli kembali oleh Jovinus Kusumadi dalam hasil RUPS 23 Agustus 2017 (vide bukti T-5), hasil RUPS tanggal 14 September 2017 (vide bukti T-6), minute meeting tanggal 13 Februari 2018 (vide bukti T-7), hasil rapat RUPS PT Ocean Multi Power tanggal 28 Juli 2017 (T-8), serta surat keinginan pelepasan saham Gino Sakiris 28 Juli 2017 (vide bukti T-9).

Baca juga  Besok, Forum Investasi Sulawesi Barat 2023 Digelar di Pentacity BSB
Surat pernyataan (foto:ist/prokaltim.com)

“Jadi Gino Sakiris sudah tidak ada saham di Ocean Resto, CV Bintang Timur,” tuturnya. Pihak Ocean melalui Aspian berharap agar masalah hukum yang tengah berjalan tidak sampai mengancam keselamatan para karyawan dan pengunjung Ocean Resto.

“Saya rasa permasalahan hukum ada tempatnya, kami (karyawan) disini hanya bekerja,” Ungkapnya. (Rd/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana