+ đź‘€

Warga Tingkatkan Kewaspadaan, atas Kebocoran Bendali Telagasari

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Berdasarkan hasil koordinasi sementara antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyikapi temuan kebocoran di Bendungan Pengendali (Bendali) Telaga Sari yang menyebabkan volume air di dalam Bendali menyusut dan dikhawatirkan berpotensi menimbulkan bahaya air bah ketika hujan lebat, Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan masih menunggu koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS) IV untuk proses investigasi terhadap Bendali Telaga Sari.

“Kalau sudah kita siapkan anggarannya untuk pelaksanaan investigasi dan kita lagi berkoordinasi dengan BWS IV meminta petunjuk apakah tim investigasi dari BWS saja atau nanti direkomendasi kepada universitas,” kata Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi, setelah melihat Bendali Telaga Sari, Selasa (18/5/2021).

Baca juga  Dibacok Hingga Kritis, Salah Satu Jamaah Masjid At Taqwa

Rizal juga mengatakan, sambil menunggu investigasi, dengan menutup sementara 10 lobang yang menjadi titik kebocoran dan meminta agar warga yang tinggal di tiga RT sekitar lokasi pintu air Bendali Telaga Sari untuk meningkatkan kewaspadaan ketika hujan lebat turun. Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dampak dari kebocoran Bendali tersebut.

“Ini ada 51 ribu meter kubik yang bisa meluncur saat hujan terjadi, dan kita khawatir curah hujan tinggi dari daerah hulu. Maka kami minta khususnya warga RT 47, 48 dan 49, Kelurahan Gunung Sari Ilir, Kecamatan Balikpapan Tengah mengaktifkan siskamling,” ucapnya.

Dan sementara itu Rizal menyampaikan, akan menyiapkan pompa yang akan disiapkan oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) untuk mengantisipasi kenaikan volume air ketika terjadi hujan lebat di sekitar lokasi Bendali Telaga Sari. Dan meminta kepada camat, lurah dan RT bersama warga turut mengantisipasi adanya potensi kejadian yang terjadi ketika di malam hari saat adanya hujan lebat turun.

Baca juga  Selama PPKM, Pelaku Usaha Kuliner di Mal Mengeluh

“Semoga kejadian bencana yang terjadi pada tahun 2007, yang membuat kerugian harta dan jiwa tidak terulang kembali. Itu yang kita antisipasi, termasuk meminta arahan dari BWS Provinsi untuk menindaklanjuti kejadian ini, dan saya harap agar masalah kebocoran Bendali Telaga Sari dapat segera teratasi,” tambahnya. (to)

Agar Tidak Ketinggalan Informasi Terbaru
Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kaltim News


Scroll to Top

PROKALTIM GROUP

Kategori Berita
Daerah

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana