Kill Covid Balikpapan Bantu 10 ribu Vaksin, Rahmad : Kita Putus Penyebaran Covid

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (Kill Covid-19) Balikpapan dengan DKK Balikpapan melaksanakan launching percepatan program vaksinasi Covid-19, di Balikpapan Sport and Covention Center (BSCC) DOME, pada Sabtu pagi (19/6).

Untuk mendukung percepatan program vaksinasi Covid-19 di kota Balikpapan. Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, memberikan apresiasi yang tinggi atas dukungan yang telah diberikan oleh para pengusaha di Balikpapan yang tergabung dalam kill Covid dalam membantu proses vaksinasi di Kota Balikpapan.

“Ini bisa menjadi contoh pengusaha lainnya yang ada di Balikpapan, bahwa kita tinggal di Balikpapan harus bersama-sama membangun kota ini, apa yang kita bisa beri dukungan ke balikpapan, yaitu mendatangkan 10 ribu vaksin,” kata Wali Kota Rahmad.

Rahmad juga menyampaikan, tanggal 26 Juni mendatang rencananya akan ada program sejuta vaksin yang dilakukan oleh Bhayangkara, baik di Kaltim maupun seluruh Indonesia. Juga meminta agar masyarakat Balikpapan terus melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) dalam kegiatan sehari-hari, akan jadi percuma jika sudah divaksin prokesnya malah tidak dijalankan.

“Jangan sampai kasus Covid-19 yang saat ini mulai meninggi diluar daerah khususnya pulau Jawa juga terjadi di Kota Balikpapan. Untuk itu mari kita bersama-sama terus melaksanakan prokes dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dengan mau mengikuti vaksinasi,” ucap Rahmad.

Baca juga  Budiono: Vaksinasi di Bandara, Pelaku Perjalanan yang Urgensi dan Emergency

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, DKK masih bingung karena belum ada keterangan dari Kementerian Kesehatan tentang Kill Covid ini, namun setelah mendapat pemahaman dan sering berkomunikasi didapati jika Kill Covid sering membantu program percepatan vaksinasi di daerah. Kerja sama ini mulai dikoordinasi pada April 2021 lalu.

“Dimana DKK dapat informasi akan ada pelaksanaan vaksinasi yang dilaksnakan oleh Kill Covid-19, apalagi Kill Covid ternyata sudah memiliki 18 cabang di daerah, proposal diberikan dan kami juga memberikan data-data terkait vaksinasi untuk sasarannya dan kami di DKK langsung merespon baik, akhirnya bulan Juni program percepatan vaksinasi dilakukan di Kota Balikpapan,” kata dokter Dio biasa dia disapa.

Dio juga menyampaikan, tidak mudah mendapatkan 10 ribu vaksin, selama ini di Balikpapan sejak berjalan Januari lalu, pengiriman vaksin paling banyak 6.000 dosis sekali pengiriman. Dan dengan menyiapkan 10 ribu dosis vaksin jenis Sinovac.

Baca juga  ZZT Akan Segera Ditentukan

“Kami di DKK juga sudah siap dengan segala fasilitas guna mendukung vaksinasi 10 ribu dosis ini, dengan target lima hari selesai,” tambahnya.

Menurut dokter Dio, pelayanan vaksinasi juga dilakukan di 27 puskesmas yang ada di Kota Balikpapan, sementara yang dilaksnakan di BSCC Dome hanya 800 orang penerima vaksin.

“Mudah-mudahan penyebaran Covid-19 tidak terjadi, karena dengan semakin banyak yang divaksin akan mempercepat terbentuknya kekebalan kelompok di Kota Balikpapan,” terang dokter Dio.

Sementara itu Penasehat Kill Covid Balikpapan yang juga Ketua Gerakan Balikpapan Peduli Covid (GBPC) Roy Nirwan mengatakan, apa yang dilakukan komunitas Kill Covid dapat berkontribusi terhadap percepatan vaksinasi di Balikpapan. Dan ada kemungkinan tambahan dosis vaksin jika program hari ini berjalan dengan baik.

“Semoga saja vaksinasi kali ini berjalan sukses, dan kalau Balikpapan sukses memang ada peluang tambahan dosis lagi, tapi kami belum tahu berapa jumlahnya,” ucap Roy Nirwan. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana