Launching Rute Angkot Balikpapan, Rahmad : Angkot Sudah Bisa Masuk Gang dan Perumahan

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Terobosan baru dalam memberikan pelayanan mode transportasi umum kepada masyarakat Balikpapan mulai diberlakukan, dengan aturan angkutan kota (Angkot) bisa masuk ke jalan gang pemukiman dan area Perumahan. Trayek baru ini di launching Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan dengan melakukan perubahan dan penambahan rute baru bagi angkot.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud melauncing rute baru jalur angkutan kota (angkot) yang digelar di Terminal Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara. Dan kegiatan ini turut dihadiri Kepada Dishub, Ketua SPTI, Ketua Organda, Kepala BPTD, Jasa Raharja dan supir angkot, pada Selasa siang (22/6).

“Program rute baru ini untuk bisa menyentuh kebutuhan masyarakat Kota Balikpapan, juga penyesuaian kembali rute jalur angkot ini dilakukan atas dasar pertimbangan,” kata Rahmad.

Dalam sambutannya, Rahmad juga menyampaikan, dengan adanya rute baru, angkot ini sudah bisa masuk dari gang ke gang, tentu sangat membantu pemerintah untuk mengurangi kemacetan.

“Juga sekarang banyak alasan, khususnya daerah Ringroad atau daerah Balikpapan Baru tidak masuk trayeknya dilalui angkot. Semoga apa yang telah berlakukan oleh Pemkot dalam hal ini Dishub akan memberikan dampak positif pelayanan terbaik untuk masyarakat kita Balikpapan,” terangnya.

Rahmad juga berharap, apalagi jika rute angkot di Balikpapan ini sudah tidak ada perubahan selama kurang lebih 18 tahun, sedangkan banyak jalur-jalur yang masuk di lingkungan pemukiman masyarakat tapi tidak dilalui rute angkot.

Baca juga  Pembayaran Lahan Stadiun, Rizal : Dana Ada, Masih Terkendala di BPN

“Dengan rute baru ini, khususnya pelayanan publik angkutan kota bisa dirasakan warga Balikpapan,” katanya.

Saat yang sama, Kadishub Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana mengatakan, untuk trayek angkot ini sudah 18 tahun belum pernah dievaluasi atau dilakukan jalur baru, kami bersama Organda dan rekan-rekan SPTI yg termasuk ketua-ketua trayek juga mendapatkan masukan dari kota ini mungkin 18 tahun belum berkembang seperti sekarang dimana pada saat itu mungkin ada tempat-tempat fasilitas umum seperti sekolah, pasar dan lainnya.

“Untuk rute baru angkot di Balikpapan sebenarnya merupakan pekerjaan rumah bagi Dishub, pasalnya selama 18 tahun ini rute angkot di Balikpapan tidak berubah. Hal inilah yang membuat kami di Dishub bersama dengan Organda serta para Ketua trayek angkot yang ada di Balikpapan berdiskusi untuk membuat rute baru bagi angkot,” kata Sudirman.

Kepala Dishub juga menyampaikan, perubahan dan penambahan jalur rute angkot ini dikatakan, juga didukung oleh faktor kota Balikpapan yang kian berkembang pesat, sehingga dibutuhkan angkot untuk menyebar masuk ke pemukiman warga.

“Selama ini banyak masyarakat menyampaikan kepada Dishub belum terlayani dengan baik untuk jalur angkot, dan selama satu tahun kajiannya barulah hari ini kita uji coba rute baru angkot,” ucapnya.

Baca juga  Launching Cabang Balikpapan, Warung Jogja Istimewa Sajikan Kuliner Nusantara

Dan dia juga menjelaskan, selama ujicoba rute baru angkot memang tidak gratis tapi untuk biaya tarif masih sama dengan yang sebelumnya, untuk jalur jauh persatu orang.

“Tapi kemungkinan akan berubah karena melihat rute yang baru ini juga cukup jauh, nanti kami akan bahas lagi dengan Organda terkait tarifnya, dan sementara tarif masih sama,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Organda Mubar Yahya mengatakan, Organda sangat mendukung program ini, trayek lama ke trayek baru, kenapa, bukan saja ini kita pantau dari permintaan dari masyarakat sebagaimana kita ketahui bahwa Komplek, Perumahan dan kendaraan angkutan umum yang membuat kita semakin maju.

“Kita ikut dengan teman-teman untuk berpartisipasi dalam menggodok program ini, semoga program ini akan sukses bahkan bisa meningkatkan pendapatan masyarakat pengemudi dan juga akan membantu kemudahan kelancaran pengguna jasa angkutan,” kata Mubar Yahya.

Dia juga menyampaikan, kalau nantinya ini tidak sesuai dengan harapan kita tentu barangkali perlu dievaluasi bersama teman-teman, apabila anda mengalami kesulitan jangan ribut dan jangan demo, Organda akan lapor kepada Pemkot, kita duduk bersama.

“Pengertian dari sini ke depan ada pemerintah pusat akan memberikan kepada pihak ketiga untuk mendukung program kota kita yang tercinta ini maka pengemudi angkot terjamin penghasilannya,” ungkapnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana