Komplotan Perampok Lintas Negara, Akhirnya Diringkus Jatanras Polda Kaltim

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Lima perampok spesialis di kawasan perumahan elit di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil dibekuk pihak tim Jatanras Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kaltim bekerjasama dengan Kepolisian Batam Kepulauan Riau, dalam pelariannya di Pulau Buluh, Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Pelaku ini Daftar Pencarian Orang (DPO) Polisi Diraja Malaysia. Karena aksinya melakukan perampokan di tiga lokasi yaitu di Johor Baru dan dua TKP di Kuala Lumpur. Aksi itu dilakukan pada tahun 2014 dan 2018. Dan para pelaku ini beranggotakan lima orang, yakni berinisial SD, JI, IS, ASD, dan AS.

Para pelaku perampok sadis ini rupanya juga beberapa melakukan aksinya di negara tetangga Malaysia, dan tidak hanya beraksi di sejumlah kota di Indonesia. Dalam melakukan aksinya di Malaysia, pelaku berpura-pura bekerja sebagai buruh di perkebunan kelapa sawit.

Saat konferensi pers di Mako Polda Kaltim, yang dipimpin langsung Waka Polda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto, didampingi Dirkrimum Polda Kaltim Kombes Pol Subandi, dan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yusuf Sutejo, pada Jumat (20/8) pagi.

Waka Polda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto mengatakan, di wilayah Balikpapan sendiri ada dua rumah yang disatroni komplotan ini dalam waktu dua hari, yakni Perumahan Regency Cluster Deroyal dan Perumahan Balikpapan Baru Cluster Windsor.

Baca juga  Ditinggal Bersilaturahmi Ke Rumah Keluarga, Rumah dilalap Si Jago Merah

“Yang pertama pada Kamis (29/7) perumahan Regency yang dihuni Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berinisial ZL dan ZZ. Disana pelaku menyekap korban dengan mengikat tangan dan mulut korban. Di sana pelaku berhasil menggondol sejumlah barang berharga berupa perhiasan emas, jam tangan bermerek dan uang tunai Rp 5 juta,” kata Brigjen Pol Hariyanto.

Lanjut Waka Polda, dilokasi kedua di Perumahan Balikpapan Baru pelaku beraksi pada Sabtu (31/8) sekira pukul 01.20 Wita. Saat beraksi para pelaku selalu menggunakan topeng dan sarung tangan agar tidak dikenali oleh para korbannya. Di sana korban berinisial SN disekap dan diikat oleh pelaku. Barang berharga seperti jam tangan bermerek, perhiasan emas, kamera dan uang tunai Rp 7 juta berhasil digondol komplotan ini.

Dia juga mengatakan, SD merupakan otak pelaku yang berperan sebagai survei lokasi dan menentukan sasaran rumah yang akan di rampok. Dan identitas lima tersangka rampok sadis beserta peran mereka masing-masing.

Baca juga  Tunggu Gelar Perkara Kasus Tanah di Suryanata Samarinda, Surat Pengukuran BPN Telah Diterima Penyidik

“SD ini yang mengantar jemput dan menyediakan akomodasi seperti mobil yang juga kami amankan, digunakan mereka saat beraksi,” katanya

Kemudian setelah ditentukan, mereka pun mulai beraksi antara pukul 01.00 Wita hingga pukul 02.00 Wita. Pelaku lainnya berinisial ASD, JI, IS mereka bertugas merusak pintu dalam melakukan aksinya, mereka terlebih dulu mengincar target sasaran rumah yang akan di rampok.

“Berdasarkan laporan tersebut anggota kami melakukan penyelidikan dan diperoleh petunjuk terhadap satu tersangka berinisial SD ini berhasil kita tangkap di Balikpapan,” ungkap Hariyanto.

SD sendiri diringkus Tim Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Kaltim pada Selasa (10/8) saat bersembunyi di perumahan Regency.

Keempat pelaku dihadiahi timah panas dibagian kaki karena mencoba melarikan diri usai diringkus Tim Gabungan Jatanras Polda Kaltim bersama Jatanras Polda Riau.

“Oleh sebab itu diberikan tindakan tegas dan terukur, empat pelaku yang ditangkap di Batam ini melakukan perlawanan saat hendak ditangkap dan diminta menunjukkan barang buktinya,” tegas Hari. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana