Menjanjikan Sejak Dijabat Sungkowo, Program Sedot WC Perumda Tirta Manuntung Kini Miliki Pelanggan Capai 10 ribu Lebih

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) atau PDAM Balikpapan sejak 2021 telah melakukan peserta iuran sedot WC yang dikelola Bagian Instalasi Pengelolaan Air Limbah. Sejak diluncurkan 2018 lalu jumlah peserta baru sekitar 456 peserta, namun sejak 2020 jumlahnya kini mencapai lebih dari 10.000 pelanggan.

“Di tahun 2020 pertumbuhan pelanggan itu hampir 4.000 lebih. Di 2021 3800 sekarang sudah 10.150 pelanggan,” ungkap Kabag IPAL PTMB, H Sungkowo, belum lama ini.

Diakui Sungkowo masyarakat pelanggan PTMB awalnya belum mengetahui program ini. Karena itu sosialisasi terus dilakukan secara gencar. Faktor lainya perlu dilakukan kampanye hidup sehat terutama soal penampung limbah tinja dan bersih dan tidak merusak lingkungan.

“Apalagi sudah diserahkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) dari kementerian PUPR provinsi yang kapasitas 20 meter kubik perhari,” ucapnya.

Dalam perhitungan PUPR, setiap rumah tangga dengan penghuni 5-6 orang, harus rutin melakukan pengurasan atau sedot tinja tiap 3-4 tahun. Bak penampung tinja harus disemen rapat dan memiliki ruang angin serta akses sedot yang aman dan bersih.

Baca juga  Selasa, Pendistribusian Air dari IPA Kampung Damai Akan Berhenti

“Kalau lebih dari itu kapasitas (lebih 6 orang ruma) harus rutin disedot. Memang hanya 1,5 kubik tapi saat dia kembali belum jatuh tempo dia harus bayar sisanya,” jelasnya.

Misalnya peserta sudah menabung Rp 200 ribu tapi belum jatuh tempo sudah sedot kembali yang kedua karena rumah yang dimiliki ada kost-kost. “Nah volume misalnya rumah kost sudah penuh wcnya, dua tahun dihitung dana yang masuk kekami nanti kurangnya baru bayar,” sambungnya.

Program langganan sedot WC ini selain murah juga tidak membebani pelanggan karena pelanggan menabung dahulu setiap bulan Rp 9.500 selama 3-4 tahun.

PTMB atau PDAM untuk kendaraan penyedot bekerjasama pihak traportir dengan. Setiap pekan dilakukan penyedotan kepada pelanggan yang sudah masuk dalam jadwal penyedotan. Penyedotan dilakukan rekanan yakni TMS dan Andi Bunga Lemo.

Baca juga  2020 Capai 78,75 Persen Layanan Pelanggan, Berharap dari Bendungan Sepaku Semoi dan Embung Aji Raden

“Memudahkan dalam pelayanan kepada pelanggan tidak membebankan ke pelanggan. Setiap bulan diangsur Rp9500 dalam rekening air PDAM dikali umur rekening 3-4 tahun. Tidak sekaligus dibayar tanpa harus menelpon jika sudah masuk dalam jadwal penyedotan tinja,” Persyaratan mudah yakni berlanggaran Air PDAM, memiliki septitank dan jarak dari rumah ke jalan maksimal 50 meter serta punya akses lobang sedot diameter 4 inchi.

“Kita kerjasama dengan swasta itu dalam hal pengangkutan atau tranportirnya. Kita tidak menutup rezeki yang memiliki usaha perorangan. Kita rekrut supaya bisa menambah nilai tambah. Tidak cari pelanggan tapi dari kami berikan pekerjaan sesuai pelanggan kami,” tukasnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Share Berita

Berita Terkait

Ikuti Berita ProKaltim.com dari Media Sosial


Kaltim News

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana