Press "Enter" to skip to content

Fiskal Negara Jadi Sorotan, Menkeu Purbaya Lantik 1.585 Pejabat Kemenkeu

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 1.585 pejabat Kemenkeu dan menegaskan pentingnya menjaga ketahanan fiskal serta integritas pengelolaan keuangan negara.

PROKALTIM.COM — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik sebanyak 1.585 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), termasuk 44 pejabat pimpinan tinggi pratama, dalam acara pelantikan yang digelar di Jakarta, Selasa (10/3/2026). Dalam kesempatan tersebut, Menkeu menegaskan bahwa jabatan di Kementerian Keuangan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan fiskal negara sekaligus menopang stabilitas perekonomian nasional.

Purbaya menyampaikan bahwa pelantikan pejabat di Kemenkeu bukan sekadar proses administratif pergantian posisi, melainkan keputusan negara yang memiliki dampak luas terhadap stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kelihatannya sederhana, penggantian jabatan, pindah posisi. Tapi ini bukan acara administratif biasa. Ini keputusan negara. Karena jabatan yang Saudara pegang bukan sekadar jabatan birokrasi, ini posisi yang ikut menentukan ketahanan fiskal negara,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa ketahanan fiskal merupakan fondasi utama bagi stabilitas ekonomi nasional. Jika kondisi fiskal kuat, maka ekonomi dapat tumbuh stabil dan pembangunan dapat berjalan dengan baik. Dampak akhirnya adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Karena itu, para pejabat yang dilantik diminta memahami tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas keuangan negara.

“Kalau fiskal kuat, ekonomi stabil. Kalau ekonomi stabil, pembangunan berjalan. Kalau pembangunan berjalan, kesejahteraan rakyat meningkat,” kata Purbaya.

Selain itu, Menkeu juga menekankan pentingnya integritas pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan. Menurutnya, pengelolaan keuangan negara tidak hanya bergantung pada sistem yang canggih, tetapi juga pada integritas sumber daya manusia yang menjalankannya. Ia mengingatkan bahwa jabatan di Kementerian Keuangan berkaitan langsung dengan pengelolaan uang rakyat yang harus dijaga secara disiplin dan penuh tanggung jawab.

“Jabatan di Kementerian Keuangan adalah jabatan yang menyangkut uang rakyat dan uang rakyat harus dijaga dengan disiplin dan integritas,” tegasnya.

Dalam arahannya, Menkeu juga menyampaikan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini masih berada dalam kondisi stabil dan bahkan menunjukkan fase ekspansi. Ia menilai kebijakan fiskal yang dikelola pemerintah menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah berbagai tantangan global.

“Ekonomi kita tidak resesi, apalagi krisis. Paling tidak kalau dari data yang saya punya, kita cukup bagus. Ekonomi kita sedang dalam fase ekspansi dengan laju pertumbuhan yang lebih cepat,” ujarnya.

Purbaya menambahkan bahwa pemerintah akan terus mengaktifkan berbagai instrumen kebijakan fiskal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Selain menjaga stabilitas, kebijakan fiskal juga diarahkan untuk memperkuat aktivitas ekonomi melalui peningkatan penerimaan negara, optimalisasi kinerja perpajakan dan kepabeanan, serta penguatan digitalisasi sistem pengelolaan keuangan negara.

Menutup arahannya, Menkeu mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa kinerja para pejabat di Kementerian Keuangan memiliki pengaruh besar terhadap masa depan perekonomian nasional.

“Saya yakin kita bisa maju bersama, apalagi kalau semuanya semangat, menjaga integritas, dan meyakini bahwa kinerja Anda bisa mempengaruhi masa depan NKRI,” ujarnya. (chow)

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *