Press "Enter" to skip to content

Evakuasi Dipercepat! Prabowo Instruksikan Penanganan Darurat di Bitung hingga Batang Dua

PROKALTIM.COM – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan evakuasi warga menyusul laporan situasi darurat di wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara, mencakup Bitung, Ternate, hingga Pulau Batang Dua, Kamis (02/04/2026).

Instruksi tersebut diberikan setelah Presiden menerima laporan awal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkait kondisi di lapangan yang membutuhkan penanganan cepat guna menghindari risiko yang lebih luas, terutama di kawasan pesisir dan wilayah kepulauan.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa Presiden memantau langsung perkembangan sejak pagi hari dan memastikan seluruh unsur bergerak cepat serta terkoordinasi.

1002452633 Evakuasi Dipercepat! Prabowo Instruksikan Penanganan Darurat di Bitung hingga Batang Dua PROKALTIM

“Presiden memberikan perhatian penuh dan meminta seluruh jajaran bergerak cepat dalam penanganan situasi ini,” ujar Teddy.

Sebagai tindak lanjut, tim gabungan yang terdiri dari BNPB, TNI, Polri, serta pemerintah daerah langsung diterjunkan ke lokasi terdampak untuk melakukan pengecekan kondisi sekaligus mempercepat proses evakuasi warga.

Fokus evakuasi diarahkan ke wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi, termasuk kawasan pesisir dan pulau kecil seperti Batang Dua, yang memiliki keterbatasan akses serta potensi risiko lanjutan.

Selain proses evakuasi, pemerintah juga memastikan distribusi bantuan logistik, layanan kesehatan darurat, dan penyediaan tempat pengungsian berjalan optimal untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Koordinasi lintas lembaga menjadi faktor penting dalam penanganan bencana Sulawesi Utara dan sekitarnya, mengingat luasnya wilayah terdampak serta perlunya respons cepat dan terukur.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Hingga saat ini, situasi di wilayah terdampak masih terus dipantau secara intensif, dengan kemungkinan langkah lanjutan akan diambil sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Be First to Comment

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *