Dinodai Pemukulan, Kebakaran 10 Rumah di Pangeran Bendahara

SAMARINDA, PROKALTIM-,  Kebakaran di penghujung Februari terjadi di Jalan Pangeran Bendahara Rt. 07 Kelurahan Masjid, Samarinda Seberang, Jumat (27/2), si Jago Merah mengamuk meluluh lantakkan rumah kayu yang berderet di tepi Sungai Mahakam.

“Berawal dari rumah ibu Soho, istri pak Yasin, saya mendengar tetangga saya berteriak meminta tolong, sontak saya keluar rumah, api sudah membesar, tidak ada lagi barang yang tersisa, semua sudah di lahap oleh api,” ucap Andriana.

Relawan berjibaku menjinakan si jago merah (foto: pandhu/prokaltim.com)

Kapolsek Samarinda Seberang, Kompol Made mengatakan untuk penyebab awal mula timbulnya api masih tahap penyelidikan oleh jajarannya, untuk kerumunan warga dari jajaran polsek menghimbau warga sekitar untuk tidak berkerumun, pihak polsek pun membagikan masker untuk masyarakat yang tidak menggunakan masker, selanjutnya dibuka posko di sekitaran TKP.

Baca juga  Satu Ruko Hangus, Sumber Air jadi Kendala

Pukul 09.30 Wita Dinas Pemadam Kebakaran mendapat informasi kebakaran tersebut, Damkar Kota Samarinda langsung meluncur ke TKP, ada 4 posko diturunkan, terdiri dari posko 5 dan ada juga bantuan dari posko 4 dan posko 9.

“Loteng habis, barang-barang habis di lalap oleh api, hanya tesisa foto kenangan saya bersama suami yang sempat saya selamatkan, saya tidak bisa apa-apa namanya musibah mau di apa?” Ucap Murhati (56), salah satu korban kebakaran.

H Wisnu, Kasi Ops Disdamkar menuturkan masih banyak masyarakat berkerumun di sekitaran TKP menjadi tantangan tersendiri.

“Sangat disayangkan pemadaman kali ini dinodai tindak anarkis oknum masyarakat setempat, terhadap teman-teman relawan yang sedang bertugas memadamkan api, untuk rumah yang terbakar informasi sementara itu ada 10 rumah yang terbakar 10 KK dan 40 jiwa, sementara itu saja yang bisa kami laporkan,”ungkap Wisnu. (Jum/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana