Efek Tambang Ilegal, Jalan di Sukorejo Rusak

SAMARINDA, PROKALTIM- Adanya jalan berlubang membuat sejumlah pengendara resah saat melintasi jalan Poros Kebun Agung RT 13, Kecamatan Samarinda Utara Senin,(29/3/2021).

Sedikitnya ada 6 lubang menghiasi jalur yang terendam banjir, akibat efek dari kendaraan berat yang melintasi jalan tersebut. Jalan yang memiliki panjang 3 km dengan lebar 5 meter tersebut merupakan akses transportasi yang digunakan masyarakat sehari-hari.

Camat Samarinda Utara Syamsu Alam, SP., M.SI menuturkan selain dampak dari banjir, kerusakan jalan tersebut juga diakibatkan oleh aktivitas pengangkut batu bara yang melintas di Jalan Poros Sukorejo.

“Hingga kini kami dan warga menantikan peran dinas terkait untuk menanggulangi kerusakan jalan serta untuk segera di perbaiki” ujarnya.

Baca juga  Sodet Sungai, Pemdes Sukaraja Tangani Banjir RT 25

Sering kali membuat pengguna jalan terjatuh dan terluka, bahkan pada musim hujan kondisi jalan yang berlubang tertutup dengan genangan air membuat para pengendara harus makin waspada.

Jalan Rusak akibat aktifitas tambang ilegal. (foto : prokaltim)

Budi (46) seorang pengguna jalan yang melintas mengaku kerusakan ini sudah berlangsung cukup lama, apa lagi saat cuaca hujan berlangsung cukup deras bisa dipastikan banjir dan tidak bisa di lintasi karena air tergenang cukup tinggi.

Seperti diberitakan sebelumnya wilayah RT 42 Sukorejo, Lempake, Samarinda Utara ini terdapat tambang batu bara ilegal yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat menyebabkan banjir di wilayah tersebut. (jer/adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana