Giliran Pedagang Pandan Sari Divaksin

BALIKPAPAN, PROKALTIM – Yang lalu di vaksinasi para pedagang Pasar Klandasan Balikpapan Kota, kali ini giliran Pedagang Pasar Pandansari di Balikpapan Barat, Pemerintah kota (Pemkot) Balikpapan melalui DKK terus lakukan vaksinasi selain pelayanan publik, muspida, perusahaan, jurnalis, tenaga kesehatan, atlet dan pekerja perbankan, mereka harus mendatangi lokasi vaksinasi di gedung Dome atau puskesmas. Namun untuk penduduk justru petugas vaksinasi yang mendatangi. Kini giliran pasar Pandansari divaksinasi, sebanyaknya 310 pedagang Pasar Pandan Sari Balikpapan Barat menjalani vaksinasi gratis, Jumat (5/3/2021).

Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wali Kota Balikpapan, H Rizal Effendi mengatakan, giliran vaksinasi pedagang ini sama semua diseluruh Indonesia, didatangi ke lokasi karena supaya mereka jangan sampai seharian tidak jualan kasihan, vaksin ini kan cuma sekitar satu jam di sini sambil bisa jualan, jadinya bergantian makanya yang pedagang kita datangin itu supaya mereka tetap bisa jualan.

Baca juga  Juga jadi Perhatian Pelajar Korban Kebakaran Kehilangan Peralatan Sekolah Saat Kebakaran di Gunung Polisi

“Yang yang lainnya harus datang ke puskesmas, rumah sakit, tapi kami menghargai Bapak Ibu kalau disuruh datang ke puskesmas jualan siapa yang akan menjagain. Untuk Bapak Ibu bersyukur satu-satunya yang didatangi oleh petugas vaksinasi hanya pedagang pasar, ”kata Wali Kota Rizal Effendi, dihadapan para pedagang Pandansari saat di vaksinasi.

Di Kota Balikpapan dilakukan vaksinasi untuk pedagang Klandasan disusul hari ini pedagang Pandan Sari. Bahkan menekankan pentingnya pedagang sebagai salah satu penggerak ekonomi, Presiden Jokowi telah memerintahkan Pemda agar memberikan perioritas kepada pedagang untuk divaksin. Karena itu mohon dukungannya dari penduduk seluruh warga Balikpapan karena warga Balikpapan usia 18-58 tahun jumlah 450 ribu orang.

Baca juga  Jaga Stabilitas Inflasi, TPID Kota Balikpapan dan MUI Selenggarakan Ulama Peduli Inflasi

“Dari 450 ribu orang semua akan divaksin hanya karena giliran pertama vaksin datang bertahap, kedua petugasnya kewalahan kalau langsung semua divaksin, ”ucapnya.

Karena itu tidak perlu khawatir tidak divaksin, jumlah lansia mungkin 50 ribu. Syaratnya bawa KTP dan nomor HP, bagi pedagang pasar yang hari ini belum sempat divaksin bisa dilakukan dilain waktu di puskesmas,” ungkapnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana