Bersimbah Darah, Tewas Menuju Rumah Sakit, Polisi Dalami Motif

SAMARINDA, PROKALTIM- Seorang pria ditemukan tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan dekat dengan sebuah mini market, tepatnya di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Sungai Pinang Luar, Kecamatan Samarinda Kota, Pada Minggu (27/6) dini hari membuat Heboh warga yang melintas.

Diduga pria tersebut merupakan korban kejahatan karena ditemukan beberapa luka pada tubuhnya.

Jumriansyah (39) merupakan warga Kecamatan Samarinda Seberang, malangnya saat korban di evakuasi ke salah satu rumah sakit swasta yang berada di Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, nasib berkata lain, nyawanya tak dapat tertolong karena beberapa luka yang dialaminya.

Dari informasi yang didapat kejadian sekitar pukul 05.00 Wita itu, saat itu beberapa warga berlarian dari arah Jalan Lambung Mangkurat hingga ke lokasi di mana Jumriansyah ditemukan tergeletak.

Baca juga  Inilah Mekanisme dan Syarat Melakukan Penukaran UPK 75 Tahun RI

“Awalnya dari Jalan Lambung Mangkurat sekitar Gang Bakti, Saya kebetulan masih berjaga. Beberapa warga berlarian tidak tahu masalahnya apa,” ucap seorang petugas keamanan sekitar yang tidak mau disebut namanya.

Karena takut, saksi itu tak berani mendekat. Namun selang setengah jam kemudian, dirinya dikabari pengendara motor bahwa ada seorang pria tergelatak bersimbah darah.

“Selanjutnya korban langsung di bawa ke rumah sakit. Dan dapat kabar pagi ini meninggal dunia,” Jelasnya.

Kapolsek Samarinda Kota AKP. Creato Sonitehe Gulo saat dikonfirmasi menjelaskan, membenarkan atas kejadian tersebut hingga saat ini pihak korban telah membuat laporan dan pihaknya tengah mendalami motif kejadian tersebut serta melakukan pemeriksaan atas saksi-saksi.

Baca juga  Gubernur Kaltim Usul Pengangkatan ASN Guru Tanpa Seleksi

“Pihak korban telah membuat laporan Polisi, saksi-saksi telah kami periksa guna penyelidikan lanjutan, untuk motifnya sendiri masih kita dalami,” Jelas AKP. Gulo. (Sam/adl)

Ikuti Berita Kami di Google News, Klik Disini

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana