Mengejutkan! Perumda Rutin Dimodalin 3,9 milliar per tahun, Namun Hanya Untung 300 juta

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Dari catatan yang dimiliki Perumda Manuntung Sukses, setiap tahun Perumda mengeluarkan anggaran rutin sekitar 3.9 miliar, namun keuntungan yang diterima hanya Rp 300 juta per tahunnya.

Laporan data ini diperoleh Pansus Perumda Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan saat rapat panitia khusus (Pansus) pengawasan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Manuntung Sukses di ruang rapat DPRD, Selass (29/6).

Aminuddin bersama wakilnya Syukri Wahid memimpin langsung rapat pansus yang berlangsung diruang Paripurna kantor DPRD Balikpapan, juga dihadiri Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses Purba Wijaya dan Kepala BPKAD Madram Muhyar.

Panitia Pansus DPRD Balikpapan, Syukri Wahid mengatakan, perlu diketahui terlebih dahulu laporan audit yang disampaikan Perumda kepada Pansus selama 3 Tahun terakhir yakni 2016-2019.

“Dimana sebelumnya Pansus DPRD mempertanyakan kinerja, dan pembahasan kali ini sedikit agak melebar,” kata anggota pansus Syukri Wahid, usai rapat Pansus.

Baca juga  TANGGAPI LAPORAN LSM,KOMISI III DPRD BALIKPAPAN SIAP SIDAK PENGELUPASAN MANGROVE BALIKPAPAN BARAT

Syukri juga menyampaikan, pencapaian kinerja Perumda jauh dari harapan dari rencana bisnis anggaran (RBA). Sementara RBA merupakan amanat dari Peraturan Daerah (Perda) yang harus dikeluarkan setiap tahun. Dan pencapaian yang didapatkan Perumda hanya mencapai sekitar Rp 300 juta setiap tahunnya, padahal target capaiannya 1 miliar.

“Kenyataannya hanya mencapai Rp 300 juta dan dari target 1 miliar,” ucap Syukri.

Politisi fraksi PKS ini mengungkapkan, dari catatan yang dimilikinya setiap tahun, Perumda mengeluarkan anggaran rutin sekitar 3.9 miliar dan sudah termasuk gaji karyawan dan bayar listrik.

“Pengeluaran rutin setiap tahunnya yang dikeluarkan Perumda sebanyak 3,9 milliar, sementara untuk capaiannya hanya Rp 300 juta setiap tahunnya,” ungkapnya.

Lanjut Syukri, 3 tahun terakhir ini kalau terus seperti ini, dapat dikatakan kalau tidak merubah mindsetnya, maka keuangan perumda akan tergerus untuk membiayai belanja-belanja rutin yang mencapai 3,9 miliar.

Baca juga  Ardiansyah Apresiasi Penyerapan Anggaran 2022

“Selama 3 tahun terakhir ini, sebanyak 8 bidang yang dimiliki Perumda Manuntung Sukses tidak kontributif, baik itu propertinya, jaringan sas nya, bahkan pelabuhan semuanya itu tidak kontributif,” tegas Syukri.

Dia juga menyebutkan, dengan tegas mengatakan jika Perumda Manuntung Sukses gagal, pasalnya dari laporan yang diberikan seperti kinerja dan audit pangan. Bahkan selama ini celah kekurangan yang terjadi di perumda dapat tertutupi dengan adanya Deposito.

“Gaji ditutupi dari hasil deposito, sementara penghasilan utamanya tidak menutupi pengeluaran. Jadi ada uang dari RBA, kemudian didepositokan pertahun, untuk menutupi pengeluaran yang sifatnya rutin tadi, dan ini mindsetnya sungguh lucu,” tutupnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana