Parlindungan: Jatah Paket Nasi Kotak Warga Isoman, Pemkot Bisa Libatkan UMKM

BALIKPAPAN,PROKALTIM – Saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat hingga menjadi PPKM level IV yang masih terus berlangsung di bulan Agustus 2021. Akhirnya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mendirikan dapur umum yang terpusat di Kecamatan Balikpapan Kota, guna memberikan paket nasi kotak bagi warga terpapar Covid 19 yang sedang melakukan isolasi mandiri (Isoman).

Soal dapur umum program Pemkot Balikpapan tersebut, Anggota Komisi IV DPRD Kota Balikpapan, Parlindungan Sihotang menanggapi bahwa program paket nasi kotak untuk warga isoman seharusnya melibatkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Balikpapan.

“Seharusnya jika Pemkot ingin membantu masyarakat, bukan dengan membuka dapur umum. Tapi libatkan UMKM. Orderlah ke mereka secara bergilir,” ungkapnya kepada wartawan di DPRD Balikpapan, pada Senin (16/08).

Baca juga  Karyawan Pertamina WFH, Komisi 4 DPRD Batal Meninjau Tugu Perjuangan 45

Parlindungan mengatakan, dengan begitu maka perputaran uang dan ekonomi di masyarakat terus berjalan. “Kami menilai kalau dapur umum ini justru ada titik bocor pemborosan anggaran. Pastinya ada biaya yang harus dikeluarkan juga , bukan hanya untuk makanannya tapi untuk orang-orang yang masak,” ujarnya.

Karenanya, lanjut Parlindungan, program yang dijalankan dengan menggunakan pos anggaran bantuan tanggap darurat ini sebaiknya diterapkan sebaik mungkin. Sehingga, serapan anggaran, sasaran dan manfaatnya pun ikut dirasakan masyarakat Balikpapan.

“Teknisnya, mungkin bisa anggarannya diserahkan ke kelurahan. Biarkan kelurahan yang menggilir UMKM mana saja di wilayahnya yang bisa ditunjuk guna menyiapkan nasi kotak untuk warga isoman. Jadi roda ekonomi di kota ini terus berputar,” lanjutnya.

Baca juga  Hasanuddin Meminta Kepada Pihak Pekerja Proyek, Segera Bersihkan dan Rapikan Tumpukan Galian Tanah

Dengan begitu, Parlindungan menilai bahwa dengan melibatkan UMKM ini maka penyerapan anggaran akan lebih efektif. Secara otomatis pemerintah ikut membantu UMKM. “Apalagi dengan menggunakan dana bantuan tanggap darurat. Evaluasi dan pertanggungjawabannya dapat lebih jelas,” pungkasnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana