Pasar “Gang Rivai” Tidak Dibenarkan Secara Aturan, Camat : Kesepakatan Warga, Tidak ada permasalahan, silahkan saja

SAMARINDA, PROKALTIM- Penanganan pasar “Gang Rivai” Jalan Lambung Mangkurat Kelurahan Pelita, Kecamatan Samarinda Ilir belum menuai solusi.

Lurah Pelita, Tafif Hamdani mengaku telah menyurati pihak pengelola pedagang kaki lima (PKL), dan pihak pengelola PKL telah menggelar rapat bersama warga dan pedagang, pada Rabu (25/5/2022) lalu.

“Jadi hasilnya kami masih menunggu, dan mereka (pengelola PKL) akan menggelar rapat kembali (minta waktu),” ujarnya saat dikonfirmasi Jumat (27/5/2022) pagi tadi.

Terpisah Camat Samarinda Ilir Ramdani mengatakan pada dasarnya kegiatan pasar tumpah tersebut telah berlangsung lama dan sudah disepakati warga dilingkungan tersebut.

Namun secara prosedural pihaknya menyebut kegiatan pasar tumpah dilokasi tersebut tidak dibenarkan dalam aturan.

Baca juga  Breaking News: Kebakaran di Biawan Samarinda, Puluhan Rumah Terbakar

“Karena kan lokasinya di jalan umum, kami tidak pernah memberikan ijin ataupun memperbolehkan kegiatan tersebut,” ungkapnya saat hubungi melalui sambungan seluler Jum’at (27/5/2022) pagi.

“Karena persetujuan warganya disana mengiginkan, dan tidak ada permasalahan ya di persilahkan saja,” tambahanya.

Pihaknya juga menyebut apabila terjadi masalah yang tidak dapat diselesaikan maka pihaknya akan mengambil tindakan.

“Kita akan menunggu kesepakatan dari mereka dan kalau tidak bisa diselesaikan disana, ketua RT atau pengurus PKL yang menghadap kami sebelumnya akan kami panggil lagi,” jelasnya.

“Kami sebagai instansi pemerintah tidak mengijinkan, tergantung warga yang tinggal disitu nyaman atau tidaknya,” tegasnya.

Ramdani melanjutkan, pihaknya tidak pernah menyetujui apapun bentuk struktur PKL yang dilaporkan kepada pihaknya.

Baca juga  Pelajar SMP Putus Sekolah, Oknum Kepala Sekolah : "Tidak Punya Uang Tidak Usah Sekolah!"

“Pungutan yang selama ini berjalan atas persetujuan, pedagang yang merasa tidak keberatan dan kami tidak tahu pembukuannya,” tambah Ramdani.

Terkait jual beli lapak dilokasi tersebut pihaknya menyebut warga sekitarlah yang melakukannya.

“Yang menyewakan itu warga sekitar juga, ada itu,” sambungnya.

Apabila belum ada solusi dari mereka (pengelola PKL) pihaknya akan segera mengembalikan fungsi jalan tersebut. (Psg/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Share Berita

Berita Terkait

Ikuti Berita ProKaltim.com dari Media Sosial


Kaltim News

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana