Dua Hari Tanpa Kabar, Pamit Berangkat Kerja, Pria di Samarinda Ditemukan Tewas Tergantung

SAMARINDA, PROKALTIM – Dua hari tanpa kabar, Suriansyah (40) ditemukan tak bernyawa dengan posisi tergantung di sebuah pohon kawasan hutan Kalimanis Jalan Sultan Alimudin Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Rabu (21/9/2022) siang.

Suriansyah diketahui pamit keluar rumah terakhir kali dengan alasan berangkat bekerja, mengantarkan pelanggannya menggunakan perahu cas (ketinting) dan tak kunjung pulang hingga didapati kondisi mengenaskan dengan leher terlilit tali nilon biru.

Hal tersebut diungkapkan Arbayah (40) yang tak lain merupakan istri korban, yang dalam dua hari kebingungan dan berusaha mencari tahu keberadaan sang suami.

“Tadi dikabari tetangga, orangnya sehat aja tidak pernah ngeluhkan sakit apapun, namun sempat ngeluh bingung karena tidak punya kerjaan tetap,” ujar Arbayah.

Baca juga  Pria 67 Tahun Terbujur Kaku Di Teras Rumah

Korban diketahui merupakan pribadi yang pendiam, tertutup dan dikenal dilingkungan tempat tinggalnya selalu berprilaku baik.

“Usai pulang kerja langsung kerumah jarang berinteraksi dengan tetangga,” tambah Arbayah.

Fahrurozi Sekretaris Lurah (Seklur) setempat mengatakan jika dirinya mendapatkan laporan dari warganya yang beraktivitas di kawasan Sungai Selili melihat ada perahu tanpa operator telah bersandar dan melihat samar-samar seperti ada orang tergantung.

Guna memastikan informasi tersebut pihaknya bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas, menggunakan perahu menuju lokasi yang dimaksud, sesampainya dilokasi pihaknya lanjut berjalan kaki sekitar 20 meter didapati sesosok jasad dalam kondisi tergantung dipohon.

“Korban pakai baju putih gradasi biru, celana jeans biru, selanjutnya Babinsa dab Bhabinkamtibmas berkordinasi pihak-pihak terkait,” jelas Fahrurozi.

Baca juga  Cekcok Sahur, Lambung Hampir Gejolak, Polisi Amankan Satu Pikap

Sekitar Pukul 14.30 WITA Jajaran Polsek Samarinda Kota, Unit Inafis Polresta Samarinda PMI dan Relawan tiba dilokasi kejadian guna identifikasi awal dan evakuasi.

Selanjutnya jenazah korban dievakuasi ke RSUD AW Sjahranie Samarinda guna kepentingan visum. (Psg/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Share Berita

Berita Terkait

Ikuti Berita ProKaltim.com dari Media Sosial


Kaltim News

Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana