PROTIMES.CO – Presiden Prabowo Subianto meresmikan 13 proyek hilirisasi nasional fase kedua dengan total investasi Rp116 triliun yang digelar serentak di berbagai wilayah Indonesia. Peresmian dipusatkan di Cilacap dan terhubung secara virtual ke sejumlah titik strategis lainnya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor energi yang selama ini terus meningkat. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pengolahan sumber daya dalam negeri agar memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
Proyek yang dijalankan mencakup pembangunan kilang minyak, pengolahan batu bara menjadi DME, hingga pengembangan industri logam. Sejumlah BUMN strategis seperti Pertamina, MIND ID, dan Krakatau Steel turut terlibat dalam pelaksanaan proyek ini.
Kilang gasoline di Cilacap dan Dumai ditargetkan mampu memproduksi 62.000 barel per hari, yang berpotensi menekan impor bensin secara signifikan. Sementara proyek DME di Tanjung Enim diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti LPG impor dengan kapasitas 1,4 juta ton per tahun.
Selain itu, pembangunan tangki penyimpanan BBM di wilayah timur Indonesia dan Kalimantan juga menjadi fokus pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. (nad)







Be First to Comment