Ratusan Pedagang Pasar Klandasan Disuntik Vaksin Covid-19

BALIKPAPAN, PROKALTIM-Pelaksanaan vaksin pertama bagi pedagang pasar Klandasan digelar di area parkir dan halaman kelurahan Klandasan Ulu, Jumat pagi (26/02/2021).

Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Dandim 0905 Balikpapan dan Kapolresta Balikpapan memantau langsung jalannya vaksinasi.

Ketua Satgas Covid-19 yang juga Wali Kota Balikpapan, H Rizal Effendi, mengatakan, dosis suntik vaksin untuk 360 pedagang telah disiapkan sekitar 400 dosis vaksin disiapkan Dinas Kesehatan Kota (DKK). “Kalau ada yang belum masih bisa, ada persediaan kita,” kata H Rizal Effendi, kepada Prokaltim.com.

“Setelah 14 hari akan disuntik yang kedua kali. Kalau tidak salah ada 360 pedagang di pasar Klandasan ini. ,” terang Rizal.

Baca juga  Berlaku 22 Maret, Masyarakat Bisa Miliki UPK 75 RI Sebanyak-banyaknya

Muhammad Amir (60) pedagang Ikan pasar Klandasan. Pedagang yang pertama divaksin. “Biasa saja, tidak ada persiapan, pertama daftar saja takut,” ucapnya.

Mereka yang divaksin kata ketua Satgas tdak boleh ada penyakit berat. Vaksinasi ini dilakukan dua kali yakni hari ini dan 14 hari nanti. ”Kalau aman divaksin lalu menunggu 30 menit dilihat dari perkembangannya. Pengalaman Dandim ngantuk dan lapar, ”katanya.

Rizal juga mengatakan, vaksinasi pertama ini demi kesehatan bersama. “Alhamdulillah Bapak dan Ibu mau divaksin. Bawa KTP agar mudah didata. Tapi sebelum itu diskrining dulu (tensi). Kita berdoa mudahan cara terbaik atasi covid-19 tidak tertular, ”ucapnya.

Sementara itu, selain meninjau vaksinasi di pasar Klandasan juga meninjau pelaksanaan vaksinasi di halaman Kantor Kelurahan Klandasan Ulu.

Baca juga  Masyarakat Ngeyel Lewat Jembatan Mahkota II, Petugas Pasang Road Barier Beton Seberat 7 Ton.

Vaksinasi juga dilakukan kepada pelayan publik secara massal di BSCC Dome Balikpapan pada Sabtu dan Minggu besok.

“BSCC Dome Sabtu dan minggu, itu bisa menyelesaikan 500 orang tiap dua hari 100 orang di sana ada 260 vaksinator, termasuk media,” Ungkapnya.

Dan dari data yang ada, tidak ada yang menolak divaksin. “Pedagang sangat mendukung kita lihat di Jakarta itu kelebihan orang yang mau divaksin, malah dibubarkan,” pungkasnya. (to)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana