PDAM Mati, Warga Mandi Air Parit

SAMARINDA, PROKALTIM- Kesulitan air bersih bak lagu lama yang terus diputar di Kota Tepian, bukan berita baru, namun apa jadinya hampir sepuluh hari air PDAM mati, tak adakah solusi pasti sampai masyarakat pakai air parit untuk kebutuhan sehari-hari?

Di tengah masa pandemi COVID-19 ini masyarakat mengalami penurunan angka pendapatan, krisis finansial jadinya, ditambah lagi krisis air bersih, jatuh terimpa tangga pula, begitulah yang sedang di alami oleh warga Jalan Merdeka, kelurahan Sungai Pinang Dalam.

Sejak 1 Maret 2021 hingga berita ini ditulis (9/3) air ledeng menetes pun tidak, demi memenuhi kebutuhan rumah tangga sebagian masyarakat membeli air tandon keliling yang volume airnya 3.000 liter dengan harga beli 60.000, itu pun masyarakat harus menunggu selama 2-4 hari.

Baca juga  Razia Cyber Patrol, Tangkap Waria di Bisnis Syahwat Jelang Tahun Baru
Terlihat kendaraan pedagang air bersih di wilayah jalan merdeka (foto:jumry/prokaltim.com)

“Sambil menunggu kedatangan air, kami terpaksa mengambil air dari aliran paret yang berjarak 100 meter dari rumah kami, itu semua kami lakukan demi memenuhi kebutuhan rumah kami seperti mandi, buang air besar (BAB), cuci baju dan cuci piring, karna kalau tidak begitu kebutuhan kami tidak terpenuhi.” Ucap salah satu warga yang namanya tidak ingin disebut.

Masyarakat sudah berusaha menginformasikan tentang yang dialaminya melalui salah satu grup di media sosial, berharap menemukan solusi ataupun perhatian, namun sampai saat ini tidak mendapatkan solusi dari instansi terkait.

Lurah Sungai Pinang Dalam, Hadriansyah mengatakan akan usahakan agar kesusahan warga cepat teratasi.

Baca juga  Dihabisi Kakak Ipar, Polisi Temukan 35 Tusukan Berutal Bersarang Di Tubuh Korban

“Nantinya saya akan kerahkan anggota saya untuk mendatangi RT setempat, untuk mendata wilayah mana saja yang mengalami kesusahan memperoleh air bersih, setelah itu saya akan membuatkan surat untuk ditujukan ke Direktur Utama PDAM,”Ucapnya

Perlu kita ketahui krisis air bersih tidak hanya terjadi pada warga Jalan Merdeka saja, ada beberapa wilayah yang ada di kelurahan Sungai Pinang Dalam mengalami hal serupa salah satunya Jalan Sepakat. (Jum/adl)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana