Sodet Sungai, Pemdes Sukaraja Tangani Banjir RT 25

SUKARAJA, PROKALTIM – Persoalan banjir di Sukaraja perlahan tengah diatasi.
Pemerintah Desa bersama Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan normalisasi di terusan sungai RT 25 menuju muara. Sekira 3 kilometer sungai yang dinormalisasi.

Pekerjaan sekarang sudah di 1,2 kilometer. Medan sungai yang berkelok dan banyak pohon liar menjadi salah satu hambatan yang menyulitkan pekerjaan alat. Selain itu, tingginya sedimentasi, penyempitan badan sungai, rerimbunan belukar, jadi momok aliran air tersendat.

Kepala Desa Sukaraja Riski Maulana mengatakan, pelebaran sungai tidak dapat serta merta dilakukan tanpa merintis dan menebangi pepohonan di sekitar sungai yang dinormalisasi.

“Ini yang membuat lama pengerjaan normalisasi. Maka, biar operator exca amphibi bisa bekerja mudah, warga inisiatif membantu penebangan dan perintisan di jalur-jalur yang memang rimbun. Biar kerjanya cepat sampai muara. Kami kasihan dengan operator, juga alat beratnya kalau tidak dibantu warga” ujarnya.

Baca juga  Ini Dia SSB Terbaik Paser Pencetak Juara Hingga Berlaga ke Malaysia

Target normalisasi 3 Km. Saat ini baru 1,2 Km. Upaya ini dilakukan Pemdes menindaklanjuti keluhan warga terkait banjir.

“Ini program awal tahun Pemdes. Dieksekusi PUPR bagian pengairan. Tujuannya mengatasi persoalan banjir di RT 25. Kasihan warga di lokasi ini kalau banjir. Kami memahami keluhan mereka. Tapi itu tadi, memang medannya sulit dan sungainya berkelok-kelok. Jadi kelihatan jauh, kalau dikompas lurus, sebenarnya dekat” tambahnya.

Normalisasi ini juga merapikan jalur sungai. Beberapa titik kelokan, disodet lurus. Sekitar area persawahan yang sering terdampak luapan air sungai sehingga menyebabkan gagal panen di RT 19 juga selesai disodet.

Pengerjaan normalisai sungai ini diawali Pemdes Sukaraja dengan pengajuan proposal ke Dinas PUPR dengan tembusan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU akhir 2020 tadi.
Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR PPU Abdul Gofur menambahkan, dengan upaya ini, persoalan banjir di titik lokasi tersebut dapat teratasi.

Baca juga  Kabag Hukum Pemkot Balikpapan Tidak Hadir

“Semoga setelah normalisasi ini, banjir di lokasi ini minimal dapat teratasi. Jadi mumpung alat (exca amphibi, red.) disini, maka maksimalkan. Semoga warganya puas dengan hasilnya” tambah Gofur.

Muchlisin, salah seorang warga RT 25 menyebut, normalisasi sungai yang sedang berjalan ini cukup terasa dampaknya.

“Hujan deras beberapa kali tempo hari, alhamdulillah aman. Di wilayah saya, di ujung, air ndak lagi naik ke jalan. Surutnya juga cepat. Hanya satu titik saja yang airnya setinggi lutut naik ke halaman. Di wilayah tengah. Tapi mudahan setelah sodetannya sampai muara, bisa teratasi semua” tutup anggota Komunitas Mancing Angler 52 Fishing Ga’ Wedi Boncos ini. (ris)

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Kaltim News


Pendaftaran Kolomnis Kaltimsiana